Hukrim  

SAR Temukan Jenazah Pria 58 Tahun di Sungai Way Sesah

Tim SAR mengevakuasi jasad lansia pejudi sabung ayam yang tenggelam di sungai usai kabur
Tim SAR mengevakuasi jasad lansia pejudi sabung ayam yang tenggelam di sungai usai kabur

Jakarta – Seorang pria berusia lanjut meninggal dunia setelah terjun ke Sungai Way Sesah, Kabupaten Lampung Utara. Korban, Muda Pandawa (58), warga Kelurahan Gapura, diduga panik saat petugas tiba di lokasi kejadian di wilayah Tanah Miring, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kamis (26/2/2026).

Kejadian bermula saat tim gabungan Polres Lampung Utara melakukan penggerebekan terhadap arena sabung ayam ilegal yang mengganggu ketertiban warga.

Saat petugas datang, kerumunan massa berhamburan menyelamatkan diri. Diduga karena panik, korban berlari ke arah bantaran sungai dan langsung menceburkan diri.

Arus Sungai Way Sesah yang deras membuat korban tidak mampu bertahan, hingga terseret arus di depan saksi mata.

Baca Juga  Delapan Operasi SAR Aktif, Basarnas Special Group Diterjunkan ke Lokasi Bencana

Tim Rescue Pos SAR Tulang Bawang bersama Damkar Lampung Utara dikerahkan untuk melakukan pencarian setelah laporan diterima Jumat pagi (27/2/2026). Operasi dibagi ke beberapa Search and Rescue Unit (SRU) yang menyisir jalur sungai dan daratan.

“Tantangan utama kami adalah derasnya arus dan kontur sungai yang tidak stabil,” ujar Komandan Pos SAR Tulang Bawang, Zian Fajri.

Evakuasi membuahkan hasil pada Sabtu pagi (28/2/2026) sekitar pukul 09.15 WIB, ketika jenazah korban ditemukan mengapung sekitar satu kilometer dari titik awal kejadian. Tim SAR segera membawa korban ke RSUD HM Ryacudu Kotabumi.

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, Ivan R. Cristofel, menegaskan penggerebekan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri memberantas perjudian ilegal. Pihak kepolisian kini mendalami kronologi lengkap untuk memastikan tidak ada unsur kekerasan sebelum korban memutuskan melompat.

Baca Juga  Warga Gagalkan Aksi Pencurian Motor di Tangerang

“Kami masih menyelidiki kejadian ini untuk memastikan seluruh prosedur penindakan telah sesuai dan mengetahui penyebab pasti korban melompat,” kata Ivan.(des*)