Padang — Prof. Maidiawati,resmi menjabat Rektor Institut Teknologi Padang (ITP) untuk periode 2026–2029. Pelantikan dilakukan oleh Ketua Yayasan Pendidikan Teknologi Padang, Ampri Satyawan, menandai berjalannya estafet kepemimpinan di perguruan tinggi teknik swasta tertua di Sumatera Barat ini.
Maidiawati menggantikan posisi Prof. Ade Indra, yang saat ini tengah mengalami kondisi kesehatan yang kurang baik. Dalam sambutannya, Maidiawati mengajak seluruh sivitas akademika mendoakan kesembuhan rektor terdahulu agar bisa kembali beraktivitas seperti semula.
“Jabatan ini bukan sekadar kehormatan pribadi, tetapi tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan profesional, moral, dan spiritual,” ujar Maidiawati dalam pidato perdana sebagai rektor pada Kamis (26/2/2026).
Dalam arah kebijakan kepemimpinannya, Maidiawati menekankan pentingnya memperkuat ITP sebagai perguruan tinggi teknik yang unggul, adaptif terhadap kemajuan teknologi, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan nasional. Hal ini sejalan dengan visi ITP untuk menjadi perguruan tinggi bertaraf internasional.
Beberapa fokus utama yang disampaikan rektor baru meliputi:
Penguatan tata kelola kampus melalui prinsip good university governance yang transparan dan akuntabel, termasuk digitalisasi layanan akademik maupun nonakademik.
Peningkatan mutu akademik dan akreditasi melalui pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), peningkatan kualifikasi dan jabatan dosen, serta penguatan budaya riset dan publikasi ilmiah.
Penguatan riset agar hasil penelitian dapat memberikan solusi nyata bagi masyarakat dan dunia usaha.
Pengembangan SDM dan budaya akademik, dengan jumlah saat ini 76 dosen dan 45 tenaga kependidikan, di mana sekitar 5 persen dosen telah bergelar Guru Besar, 29 persen bergelar doktor (S3), dan 18 dosen tengah menempuh pendidikan doktoral.
Penguatan jejaring dan reputasi institusi melalui kerja sama strategis yang berdampak pada kualitas lulusan dan daya serap di dunia kerja.
Dalam pidatonya, Maidiawati juga menyampaikan kondisi ITP saat ini, yakni memiliki dua kampus, sepuluh program studi dengan akreditasi Baik Sekali, sekitar 1.700 mahasiswa aktif, serta lebih dari 10.000 alumni yang berkarier di pemerintahan, industri, dan dunia wirausaha.
Ampri Satyawan menambahkan, pergantian rektor dilakukan setelah pengunduran diri rektor sebelumnya karena alasan kesehatan. Penunjukan Maidiawati bertujuan memastikan kelanjutan program strategis kampus tetap berjalan lancar. Ia menegaskan, yayasan mendukung penuh kepemimpinan baru demi menjaga stabilitas dan percepatan pengembangan institusi.
Dengan pelantikan ini, Maidiawati diharapkan mampu memperkuat fondasi akademik dan tata kelola ITP, sekaligus meningkatkan daya saing kampus di tingkat nasional maupun internasional.(des*)












