Agam – Menurut data Pos Pengamatan Gunungapi (PGA), erupsi terjadi pukul 10:53 WIB. Meskipun tinggi kolom abu tidak teramati, aktivitas ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30 mm dan berlangsung sekitar 31 detik.
Akibat erupsi, beberapa wilayah mengalami hujan abu. Di Kabupaten Tanah Datar, abu vulkanik dilaporkan cukup tebal, terutama di Kecamatan Tanjung Emas, Batusangkar, dan Lintau. Wali Nagari Pangian, Hijrah, menyatakan, “Hujan abu terjadi di Lintau.”
Selain Tanah Datar, hujan abu diperkirakan juga terjadi di Kota Padang Panjang dan Bukittinggi.
Saat ini Gunung Marapi berada pada status Level II (Waspada). Masyarakat, pendaki, wisatawan, dan pengunjung dilarang memasuki radius 3 km dari pusat aktivitas, Kawah Verbeek.
Warga yang tinggal di lembah, bantaran, dan aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi diminta tetap waspada terhadap potensi bahaya lahar atau banjir lahar, terutama selama musim hujan.(des*)












