Sport  

Solidaritas Garuda Fans Bikin Pemain Timnas Indonesia Semangat Bertanding di Luar Negeri

Pemain Timnas Indonesia, Calvin Verdonk.
Pemain Timnas Indonesia, Calvin Verdonk.

LILLE – Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, menceritakan pengalaman emosionalnya mengenai antusiasme luar biasa para pendukung skuad Garuda. Menurutnya, basis suporter Indonesia termasuk yang paling loyal dan solid di kancah sepak bola internasional.

Calvin Verdonk, yang resmi menjadi WNI melalui naturalisasi pada Juni 2024 karena keturunan ayahnya dari Aceh, mengungkapkan bahwa bergabung dengan Timnas Indonesia membawa perubahan besar dalam hidupnya. Salah satunya adalah aktivitasnya di media sosial yang meningkat drastis karena interaksi positif dari para penggemar.

Lonjakan Popularitas di Media Sosial

“Dulu saya hampir tidak menggunakan media sosial, hanya punya akun Instagram pribadi tanpa nama dan sekitar seratus pengikut. Setelah bergabung dengan Timnas Indonesia, saya mulai aktif,” ujar Calvin, dikutip dari Soccer News, Minggu (15/2/2026).

“Sekarang pengikut saya mencapai 2,3 juta. Saya sering ditandai di postingan dan menerima banyak pesan pribadi, kebanyakan berisi dukungan dan kata-kata positif. Hal ini juga terasa saat kami bermain di luar negeri,” tambahnya.

Calvin menilai solidaritas para penggemar menjadi salah satu keunggulan utama suporter Indonesia.

Kekuatan Kolektif Suporter

“Rasa kebanggaan dan persatuan masyarakat Indonesia sangat kuat,” ungkapnya. “Ini membuat penggemar mengekspresikan dukungan lewat komentar, acungan jempol, hingga pesan pribadi. Dukungan ini memobilisasi banyak pengikut aktif secara online dan membuat kami, para pemain, merasa diperhatikan.”

Dukungan yang masif tersebut membuat pemain, termasuk Calvin, merasa tidak sendirian, terutama bagi mereka yang bermain di luar negeri. Solidaritas para penggemar membuat para pemain semakin bersemangat saat kembali membela Timnas Indonesia.

Berikutnya, Calvin Verdonk dan rekan-rekannya akan berlaga di FIFA Series. Timnas Indonesia menjadi salah satu dari sembilan tuan rumah dan dijadwalkan menghadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts and Nevis pada turnamen yang digelar Maret 2026.(BY)