Jakarta – Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres), Mayjen TNI Dr. Edwin Adrian Sumantha, secara resmi menutup Latihan Standarisasi dan Pembekalan Pengamanan VVIP bagi Prajurit Baru Paspampres pada Jumat (13/2/2026).
Tepat pukul 00.00 WIB, para prajurit baru melaksanakan tradisi berjalan kaki dari Taman Makam Pahlawan Kalibata menuju Markas Komando Paspampres. Kegiatan tersebut menjadi simbol peneguhan nilai-nilai kepahlawanan, khususnya penghormatan kepada para pendahulu satuan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kejayaan bangsa dan negara.
Setibanya di Mako Paspampres, para prajurit baru disambut gema yel-yel yang menandai kesiapan mereka untuk diterima sebagai bagian dari keluarga besar Paspampres. Suasana khidmat dan penuh kebanggaan menyelimuti prosesi yang menjadi tonggak awal pengabdian mereka dalam mengemban tugas pengamanan VVIP.
Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Danpaspampres. Prosesi diawali dengan pernyataan resmi penutupan latihan serta penanggalan tanda pelatih dan tanda peserta latihan sebagai simbol berakhirnya fase pembinaan dan penggemblengan. Momentum sakral tersebut kemudian dilanjutkan dengan tradisi pembaretan dan pengucapan Ikrar Setia Waspada, yang secara resmi mengukuhkan para peserta sebagai prajurit Paspampres.
Dalam amanatnya, Mayjen TNI Dr. Edwin Adrian Sumantha menyampaikan ucapan selamat bergabung kepada seluruh personel baru. Ia menekankan agar setiap prajurit melaksanakan tugas dengan penuh kesetiaan, senantiasa mempedomani prinsip-prinsip Operasi Pengamanan VVIP yang telah dipelajari dan dipahami selama latihan, serta memegang teguh kehormatan sebagai prajurit Paspampres dalam setiap detak pengabdian.
Penutupan latihan ini menjadi penanda bahwa para prajurit baru telah siap mengemban tugas strategis dalam menjaga keselamatan dan keamanan Presiden, Wakil Presiden, serta tamu negara setingkat kepala negara dan kepala pemerintahan, sebagai bagian dari garda terdepan pengamanan VVIP Republik Indonesia.
(ard)












