Polri  

Polres Bengkayang Gelar Rakor Lintas Sektoral Amankan Imlek 2577 dan Cap Go Meh 2026

Bengkayang – Untuk memastikan perayaan Hari Raya Imlek 2577 dan Cap Go Meh Tahun 2026 berjalan aman, tertib, dan kondusif, Polres Bengkayang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral bersama unsur Forkopimda dan instansi terkait, Kamis (12/2/2026) pagi, di Aula Tunggal Panaluan Polres Bengkayang.

Rakor tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, S.E., M.M., Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab, S.Sos., S.I.K., Dandim 1209/Bky yang diwakili Pasi Ops Kapten Inf. Sabar Imanuel Sihombing, unsur Kejaksaan, Pengadilan, Kementerian Agama, OPD Pemda, PLN, Satpol PP, panitia Imlek dan Cap Go Meh, serta para pejabat utama Polres Bengkayang dan Kapolsek jajaran.

Dalam sambutannya, Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab menegaskan bahwa rapat koordinasi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kesiapan seluruh instansi sesuai tugas dan fungsi masing-masing dalam pengamanan perayaan keagamaan dan budaya tersebut.

“Rakor ini bukan sekadar agenda formal, tetapi menjadi sarana untuk mengecek kesiapan masing-masing instansi serta menginventarisir potensi kendala di lapangan. Dengan demikian, masyarakat dapat merayakan Imlek dan Cap Go Meh dengan aman dan damai tanpa hambatan,” tegas Kapolres.

Kapolres juga mengungkapkan bahwa Polda Kalbar dan jajaran akan melaksanakan Operasi Kepolisian Kewilayahan “Liong Kapuas 2026” selama 17 hari, terhitung mulai 16 Februari hingga 4 Maret 2026. Operasi ini melibatkan 40 personel dengan dukungan anggaran operasi.

Polres Bengkayang telah mendata 38 vihara/klenteng, 24 lokasi prioritas pengamanan, serta 4 lokasi wisata pantai di wilayah Sungai Raya Kepulauan yang diprediksi mengalami lonjakan pengunjung. Selain itu, akan didirikan 2 Pos Pengamanan (Pospam) di depan Koramil Bengkayang dan Terminal Sungai Duri, serta 1 Pos Pelayanan (Posyan) di Simpang Samudra Indah.

Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis menekankan bahwa perayaan Imlek dan Cap Go Meh merupakan agenda keagamaan sekaligus budaya yang memiliki dampak sosial dan ekonomi signifikan, khususnya di wilayah pesisir seperti Kecamatan Sungai Raya dan Sungai Raya Kepulauan.

“Tahun ini terdapat kondisi khusus karena Cap Go Meh beririsan dengan awal Bulan Suci Ramadan. Ini memerlukan kesiapan ekstra agar seluruh rangkaian kegiatan tetap berjalan aman, tertib, dan harmonis,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh unsur untuk mengedepankan pendekatan humanis dan profesional dalam pengamanan, serta memperkuat toleransi dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Bengkayang.

Dalam paparannya, Kabag Ops Polres Bengkayang Kompol Rismanto Ginting, S.H., M.Sos., memaparkan sejumlah potensi kerawanan yang perlu diantisipasi, mulai dari bencana alam, peredaran narkoba, kejahatan siber, kemacetan lalu lintas, hingga potensi intoleransi dan ancaman terorisme.

Operasi Liong Kapuas 2026 akan mengedepankan langkah preventif dan preemtif yang didukung penegakan hukum secara humanis serta sinergi lintas instansi. Target operasi meliputi orang, barang, kegiatan, dan tempat.

“Tujuan utama operasi ini adalah menjamin rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta mencegah segala bentuk provokasi, termasuk penyebaran hoaks dan isu SARA yang berpotensi memecah belah,” jelasnya.

Melalui Zoom Meeting, Wakapolda Kalbar Brigjen Pol. Hindarsono membacakan sambutan Kapolda Kalbar yang menegaskan bahwa rakor ini merupakan langkah strategis dalam memastikan perayaan berjalan aman dan kondusif.

Dirintelkam Polda Kalbar Kombes Pol. Munizar turut menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas, optimalisasi monitoring media sosial terhadap penyebaran hoaks dan ujaran kebencian, serta koordinasi terkait kedatangan tamu VIP/VVIP.

Rapat tersebut menghasilkan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan.

Dengan sinergi lintas sektoral yang solid, Polres Bengkayang optimistis perayaan Imlek 2577 dan Cap Go Meh Tahun 2026 dapat berlangsung aman, tertib, serta membawa dampak positif bagi perekonomian dan citra Kabupaten Bengkayang sebagai daerah yang harmonis dan menjunjung tinggi toleransi dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

(ard)