Semakin berkembangnya pluralitas di Indonesia, tak sedikit atlet kenamaan Tanah Air yang memilih untuk memeluk agama Islam dan mengubah nama. Berikut adalah lima atlet terkenal Indonesia yang memutuskan menjadi mualaf dan menemukan ketenangan dalam agama Islam.
Cristian Gonzales – Pemain Uruguay, Cristian Gonzales, pernah menjadi penyerang naturalisasi Timnas Indonesia. Selama berkarier di Indonesia, ia tiga kali menjadi top skor Liga Indonesia. Gonzales menjadi mualaf pada 9 Oktober 2003 setelah menikahi Eva Nurida Siregar dan mengubah namanya menjadi Mustafa Habibi.
Diego Michiels – Diego Michiels adalah bek sayap Borneo FC yang dulunya merupakan fullback kiri andalan Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2011. Ia memutuskan untuk menjadi mualaf pada tahun 2013 dan mengganti namanya menjadi Diego Muhammad Bin Robbie Michiels.
Markus Horison – Kiper andalan Timnas Indonesia era 2007-2010, Markus Horison, memeluk agama Islam pada tahun 2004 dan mengubah namanya menjadi Muhammad Haris Maulana.
Maria Febe Kusumastuti – Maria Febe Kusumastuti, mantan atlet bulu tangkis putri terbaik Indonesia, memutuskan menjadi mualaf pada 2017. Setelah menjadi seorang muslimah, ia menikah dengan mantan pebulu tangkis Indonesia, Andrei Adistia, dan mengenakan hijab dengan konsisten.
Lindswell Kwok – Lindswell Kwok, yang dijuluki Ratu Wushu Asia, adalah mantan atlet wushu dari Sumatera Utara, Indonesia. Dia meraih banyak prestasi, termasuk lima medali emas di kejuaraan dunia wushu dan medali emas di Asian Games 2018. Lindswell memutuskan memeluk agama Islam sejak 2015 dan mengambil keputusan itu setelah melihat rekannya, Juwita Niza Wasni, melakukan ibadah salat. Ia resmi mempublikasikan perpindahan agamanya setelah Asian Games 2018 dan menikah dengan Achmad Hulaefi, seorang atlet wushu, pada akhir 2018.
Ketiga, mengikuti jejak banyak orang di Indonesia, kelima atlet ini menemukan kedamaian dan makna hidup baru dalam agama Islam. Semoga keputusan mereka untuk memeluk agama baru memberikan berkah dan kebahagiaan dalam perjalanan hidup mereka ke depan. (des)












