Basarnas Kerahkan Tim SAR untuk Cari Nelayan Hilang

Ilustrasi
Ilustrasi

Padang Pariaman –Seorang nelayan bernama Dedy Fernando (44), warga Sunur Barat, dilaporkan hilang saat menjaring ikan di perairan Muaro Sunua, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (20/1/2026).

Kabar hilangnya korban pertama kali diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Padang pada pukul 15.07 WIB dari Harry, anggota Pramuka SAKA SAR. Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas langsung mengirim tim rescue ke lokasi kejadian.

Kepala Basarnas Padang, Abdul Malik, menjelaskan bahwa korban berangkat menjaring ikan sejak dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB. “Korban masih terlihat oleh warga pada pukul 07.00 WIB, namun setelah itu tidak ada kabar lagi,” ujar Abdul Malik.

Di lokasi, warga hanya menemukan sepeda motor dan celana milik korban yang tertinggal di darat. Upaya pencarian mandiri yang dilakukan warga hingga sore hari belum membuahkan hasil.

Tim Rescue Basarnas Padang diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 15.20 WIB dengan delapan personel. Titik kejadian berada pada koordinat 0°40’28.60″S – 100°09’32.60″T, sekitar 27 kilometer dari Kantor SAR Padang dengan estimasi waktu tempuh 45 menit.

Dalam operasi pencarian, tim SAR menggunakan beragam peralatan, termasuk rescue car, LCR, sepeda motor, drone thermal, serta perlengkapan SAR air, medis, komunikasi, dan evakuasi. “Operasi berlangsung di bawah kondisi cuaca berawan dan sejauh ini tidak ada kendala di lapangan,” kata Abdul Malik.

Hingga berita ini disusun, pencarian Dedy Fernando terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.(des*)