Jakarta – Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan pesan tegas saat membuka kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi musim haji 2026/1447 H.
Di hadapan sekitar 1.500 peserta yang berasal dari beragam latar belakang, mulai dari kalangan akademisi hingga anggota TNI dan Polri, Dahnil meminta seluruh calon petugas untuk meluruskan niat sejak awal mengikuti pelatihan.
Ia mengingatkan bahwa diklat yang berlangsung selama 20 hari ini memiliki aturan ketat yang wajib dipatuhi. Peserta yang merasa tidak siap diminta untuk mundur dan memberi kesempatan kepada pihak lain yang lebih siap.
“Saya minta luruskan niat dari sekarang. Jika tidak sanggup mengikuti aturan dan proses pelatihan, silakan digantikan oleh yang siap. Di luar sana, jutaan orang mengantre ingin menjadi petugas,” ujar Dahnil di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Minggu (11/1/2026).
Menurut Dahnil, peran utama petugas haji adalah melayani jemaah, bukan beribadah layaknya peserta haji. Karena itu, ia meminta seluruh peserta menanggalkan ego pribadi serta identitas jabatan dari instansi asal masing-masing.
Ia menegaskan, gelar dan posisi tidak lagi relevan selama menjalankan tugas. Yang dibutuhkan adalah mentalitas pelayan yang siap mendahulukan kepentingan jemaah di atas segalanya.
“Orientasi petugas harus sepenuhnya pada pelayanan. Mereka tidak memposisikan diri sebagai jemaah. Sudah disiapkan materi fikih haji khusus petugas agar mereka paham bagaimana tetap beribadah tanpa meninggalkan tanggung jawab utama,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dahnil juga menyampaikan apresiasi terhadap unsur TNI dan Polri yang dinilai memiliki disiplin dan dedikasi tinggi dalam pelayanan haji selama ini. Sebagai bentuk penghargaan, Kementerian Haji meningkatkan jumlah petugas dari kalangan TNI-Polri pada tahun ini.
“Tahun ini ada 185 petugas haji dari unsur TNI dan Polri. Angka ini meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun lalu yang hanya 80 orang. Kami menghargai kedisiplinan dan komitmen mereka dalam membantu penyelenggaraan ibadah haji,” tutup Dahnil.(BY)












