Pendatang Baru dari China, Kosmera Pamer Hypercar dan Sedan Listrik di CES

Prototipe hypercar listrik asal China Kosmera curi perhatian CES 2025 diklaim memiliki tenaga buas hingga 1.903 tenaga kuda.
Prototipe hypercar listrik asal China Kosmera curi perhatian CES 2025 diklaim memiliki tenaga buas hingga 1.903 tenaga kuda.

Jakarta – Industri otomotif asal China kembali menunjukkan taringnya di kancah internasional. Sebuah merek pendatang baru bernama Kosmera, yang masih berada dalam naungan ekosistem Dreame, siap mencuri perhatian lewat debut dua kendaraan listrik berperforma tinggi di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 yang digelar di Las Vegas, Amerika Serikat, pada 6–9 Januari.

Perhatian terbesar tertuju pada purwarupa hypercar listrik Kosmera yang diklaim mampu menghasilkan tenaga luar biasa hingga 1.903 hp. Angka tersebut langsung menempatkan Kosmera sebagai pesaing potensial di segmen kendaraan listrik ekstrem, pasar yang selama ini dikuasai oleh produsen asal Eropa dan Amerika.

Mengutip laporan Car News China pada Kamis (8/1/2026), hypercar ini mengandalkan empat motor listrik dengan sistem penggerak independen di setiap roda. Masing-masing motor disebut mampu menyumbang daya sekitar 476 hp. Konfigurasi ini memungkinkan mobil memiliki rasio tenaga dan bobot yang nyaris seimbang, sebuah karakteristik yang umumnya hanya dimiliki kendaraan balap atau hypercar kelas elite.

Dari cuplikan visual yang dirilis resmi, Kosmera menampilkan desain yang sangat aerodinamis dan modern. Bagian kap depan dibuat rendah, pilar A dirancang miring, sementara atap mengalir mulus hingga ke buritan. Untuk menunjang performa sekaligus efisiensi bobot, rangka kendaraan dikabarkan memanfaatkan material komposit berstandar industri penerbangan yang dikombinasikan dengan struktur hasil pencetakan 3D.

Dari sisi teknologi, Kosmera juga tak main-main. Hypercar ini disebut dibekali suspensi motor linier aktif yang dapat menyesuaikan karakter berkendara, mulai dari penggunaan harian hingga kebutuhan lintasan balap. Selain itu, terdapat sistem pelatihan pengemudi berbasis kecerdasan buatan, kemudi steer-by-wire, serta head-up display dengan teknologi augmented reality yang berfungsi membantu pengemudi memilih jalur berkendara paling ideal. Namun, spesifikasi teknis detailnya masih belum diungkap ke publik.

Tak hanya memperkenalkan hypercar, Kosmera juga membawa model kedua berupa sedan atau fastback empat pintu bernuansa sporty. Mobil ini menampilkan kap mesin panjang, garis bodi tegas, sistem pengereman berukuran besar, ban berorientasi performa, serta spoiler belakang mencolok yang mempertegas karakter agresifnya.

Kedua kendaraan tersebut diperkirakan akan tampil sebagai prototipe statis di CES 2026. Ajang ini lebih difokuskan pada perkenalan desain serta konsep teknologi, bukan sebagai peluncuran versi produksi. Informasi terkait harga maupun jadwal pemasaran pun masih dirahasiakan.

Meski demikian, kehadiran Kosmera di CES 2026 menjadi indikasi kuat bahwa produsen otomotif China semakin percaya diri menantang pemain mapan di segmen mobil listrik kelas atas. Apabila spesifikasi yang dijanjikan dapat direalisasikan, bukan tidak mungkin peta persaingan hypercar listrik dunia akan mengalami pergeseran besar.(BY)