Bukittinggi – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengunjungi lokasi pembangunan jembatan Kurambik di Nagari Koto Gadang Maninjau, Kabupaten Agam.
Jembatan tersebut menghubungkan Maninjau, Lubuk Basung, dan Bukittinggi, dan rusak parah akibat bencana banjir beberapa waktu lalu. Pada Senin, 26 Juni 2023, Gubernur Mahyeldi menyaksikan secara langsung proses pembangunan jembatan tersebut.
Dalam kunjungannya, Gubernur Mahyeldi menekankan pentingnya jembatan Kurambik sebagai akses utama bagi masyarakat setempat. Ia mengungkapkan harapannya agar pembangunan jembatan ini selesai pada bulan Desember 2023. Proyek pembangunan jembatan Kurambik dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatera Barat dengan total anggaran sebesar Rp1.803.127.074.
Hingga bulan Juni ini, progres pembangunan jembatan telah mencapai 35 persen. Gubernur Mahyeldi meminta dukungan dari semua pihak, baik unsur pemerintahan maupun masyarakat, agar proses pembangunan berjalan lancar sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Menyambut permintaan tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Agam, Ofrison, menyatakan komitmennya untuk mengawasi pelaksanaan pembangunan jembatan dengan baik.
Ia mengakui pentingnya kualitas pekerjaan tersebut, karena jembatan ini akan digunakan oleh masyarakat dalam jangka waktu yang lama. Ofrison juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Mahyeldi atas perhatian dan kunjungannya untuk melihat langsung proses pembangunan jembatan Kurambik.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat, diharapkan pembangunan jembatan Kurambik dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat setempat dalam memulihkan konektivitas dan mobilitas mereka. (des)












