Masak Rendang di Rumah? Pastikan Pakai 5 Potongan Daging Ini

Karena proses masaknya lama, pemilihan bagian daging sapi yang tepat sangat penting agar rendang yang dihasilkan enak dan teksturnya pas.
Karena proses masaknya lama, pemilihan bagian daging sapi yang tepat sangat penting agar rendang yang dihasilkan enak dan teksturnya pas.

JakartaRendang adalah salah satu ikon kuliner Indonesia yang namanya sudah mendunia. Hidangan khas Minangkabau ini bisa kamu buat sendiri di rumah, tetapi pemilihan bagian daging sapi sangat menentukan hasil akhirnya.

Dalam tradisi Minang, istilah “rendang” berakar dari kata “randang”, yang merujuk pada proses memasak perlahan atau marandang. Teknik ini dilakukan dengan api kecil dalam waktu berjam-jam hingga bumbu mengering dan meresap sempurna.

Biasanya, proses memasak bisa memakan waktu sekitar 6–7 jam sampai daging benar-benar empuk dan rasa bumbunya menyatu.

Pilihan Daging Terbaik untuk Rendang

Karena dimasak lama, bagian daging yang dipilih harus cukup kuat agar tidak mudah hancur. Berikut beberapa potongan yang direkomendasikan:

1. Paha Belakang Atas (Topside/Round)

Potongan ini paling sering dipakai untuk rendang. Seratnya padat dan cukup keras sehingga tetap mempertahankan bentuk meski dimasak lama.

2. Gandik (Eye Round)

Gandik berasal dari paha belakang luar. Teksturnya padat dengan sedikit lemak, membuatnya cocok untuk proses memasak yang panjang. Setelah matang, daging tetap terasa lembut namun tidak mudah hancur.

3. Sengkel

Sengkel memiliki banyak jaringan ikat dan kolagen. Saat dimasak perlahan, kolagen akan melebur dan menghasilkan tekstur kenyal sekaligus lembut. Memang butuh waktu sedikit lebih lama, tetapi hasilnya sangat memuaskan.

4. Sandung Lamur (Brisket)

Potongan ini memiliki kombinasi serat dan lemak yang cukup banyak. Ketika dimasak lama, lemaknya memberi rasa gurih dan membuat daging terasa empuk. Cocok untuk rendang dengan cita rasa kaya.

5. Has Dalam (Tenderloin)

Meski bukan pilihan utama untuk rendang tradisional Minang, tenderloin tetap bisa digunakan jika ingin tekstur lebih halus. Daging ini minim lemak dan perlu dimasak pelan agar tidak mudah kering.

Memilih bagian daging yang tepat akan membantu menghasilkan rendang yang empuk, gurih, dan bumbunya meresap sempurna. Dengan teknik memasak yang sabar, kamu bisa menyajikan rendang rumahan yang tak kalah dari masakan restoran.

Selamat mencoba!(BY)