Jakarta – Legenda film laga Jackie Chan akhirnya buka-bukaan mengenai hubungannya dengan putranya, Jaycee Chan, yang selama ini jarang dibicarakan publik. Aktor berusia 71 tahun ini mengakui bahwa ia terlalu keras dalam mendidik sang anak.
Jackie Chan menyadari bahwa gaya pengasuhan yang ia terapkan di masa lalu justru membuat hubungan mereka menjauh. Pengakuan itu disampaikan saat ia mempromosikan film terbarunya, Unexpected Family, yang akan tayang pada 8 Januari mendatang.
Dalam kesempatan itu, Jackie Chan mengatakan adegan rekonsiliasi antara ayah dan anak di bagian akhir film terasa sangat personal baginya. Adegan tersebut memicu refleksi terhadap hubungan nyata dengan Jaycee, terutama soal keyakinan lama yang selama ini ia pegang tentang pendidikan anak.
“Dulu, saya selalu memarahi putra saya setiap kali bertemu,” ungkap Jackie Chan. “Setiap kali tampil di televisi, saya mengkritiknya, hampir tak pernah mengucapkan kata-kata positif.”
Ia pun mengakui, baru belakangan menyadari bahwa pendekatan kerasnya justru menimbulkan ketakutan, bukan kedekatan. “Saya salah. Seharusnya pendidikan tidak seperti itu. Saya seharusnya memberinya lebih banyak kebebasan,” tuturnya.
Jackie Chan mengenang, pada masa itu, Jaycee hanya menelepon setahun sekali untuk mengucapkan selamat ulang tahun. Namun, suatu ketika Jackie memarahinya dan menyuruh menelpon di waktu lain, dan sejak saat itu panggilan itu tak pernah datang lagi.
Kini, seiring bertambahnya usia, Jackie Chan mengaku lebih memahami kesalahannya. Ia tak lagi fokus pada prestasi atau pencapaian besar, melainkan hanya berharap putranya hidup bahagia dan aman.
Sebagai anak tunggal dari Jackie Chan dan mantan aktris Taiwan Lin Fengjiao, Jaycee mengikuti jejak orang tuanya di dunia hiburan. Ia sempat membintangi beberapa film dan serial televisi, serta merilis album musik. Namun, kariernya tak selalu mulus. Pada 2015, Jaycee pernah dipenjara enam bulan di Beijing akibat kasus narkoba.(des*)












