Sumbar  

Kapolda Sumbar, Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Penanganan Bencana dan Stabilitas Keamanan

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah.
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah.

Padang — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, memberikan apresiasi terhadap kinerja Kepolisian Daerah (Polda) Sumbar sepanjang tahun 2025. Ia menilai Polda Sumbar berhasil menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus berkontribusi aktif dalam menangani berbagai isu strategis di daerah.

“Alhamdulillah, kondisi Sumatera Barat selama ini relatif aman dan kondusif. Capaian ini tentu tidak lepas dari kerja keras serta dedikasi jajaran Polda Sumbar yang senantiasa mengedepankan pendekatan humanis, profesional, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat,” ujar Mahyeldi di Padang, Kamis (1/1/2026).

Mahyeldi juga menyampaikan terima kasih atas peran aktif kepolisian dalam penanganan bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Sumbar. Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian sejak masa tanggap darurat hingga proses pemulihan pascabencana telah memberikan rasa aman sekaligus harapan bagi masyarakat terdampak.

“Kami berharap kolaborasi yang sudah terjalin dengan baik ini terus diperkuat. Tantangan ke depan tidak hanya berkaitan dengan keamanan, tetapi juga kebencanaan, ketahanan pangan, serta dinamika sosial dan ekonomi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kapolda Sumbar Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta menyampaikan bahwa sepanjang 2025 pihaknya berkomitmen menjalankan tugas secara profesional dengan menitikberatkan pada pendekatan humanis dan kolaboratif.

Ia menjelaskan, penanganan bencana hidrometeorologi di Sumbar dapat dilakukan dengan cepat dan efektif berkat sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, TNI, relawan, dunia usaha, hingga partisipasi aktif masyarakat. Atas upaya tersebut, pemerintah pusat turut memberikan apresiasi berupa dukungan sarana prasarana serta alokasi anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Pendekatan humanis dan kolaboratif menjadi kunci dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. Kami selalu menempatkan rasa keadilan serta kebutuhan masyarakat sebagai prioritas dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta.

Ia menambahkan, secara umum kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di Sumbar sepanjang tahun 2025 berada dalam situasi aman dan terkendali. Upaya pencegahan serta penegakan hukum yang dilakukan secara profesional dinilai mampu menekan angka kriminalitas sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.

Angka Kecelakaan Lalu Lintas Menurun

Di sektor lalu lintas, Kapolda mencatat adanya tren positif dengan menurunnya jumlah kecelakaan dari 3.360 kasus menjadi 3.109 kasus atau sekitar 10 persen. Penurunan tersebut juga diikuti berkurangnya jumlah korban meninggal dunia serta korban luka berat dan ringan, yang mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas.

Selain itu, Polda Sumbar menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas internal melalui penegakan disiplin yang tegas, pemberantasan peredaran narkoba secara menyeluruh, penindakan judi online dan kejahatan ekonomi, serta penanganan aktivitas pertambangan ilegal dengan pendekatan penegakan hukum yang disertai penataan regulasi dan kepastian hukum.

“Setiap masukan dari masyarakat menjadi perhatian penting bagi kami. Persoalan keamanan, lingkungan, dan pangan tidak dapat diselesaikan secara parsial, melainkan harus melalui kolaborasi lintas sektor yang berbasis data, mitigasi risiko, dan peningkatan kesadaran publik,” tegasnya.

Kapolda menegaskan, Polda Sumbar akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi serta seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan Sumatera Barat yang aman, tangguh menghadapi bencana, memiliki ketahanan pangan, dan berkelanjutan.(des*)