Tekno  

5G Kian Terjangkau, Qualcomm Siapkan Snapdragon 4 Gen 4 untuk Kelas Pemula

Qualcomm memastikan smartphone pertama yang ditenagai Snapdragon 6s 4G Gen 2 dan Snapdragon 4 Gen 4 akan mulai hadir di pasar pada tahun depan.
Qualcomm memastikan smartphone pertama yang ditenagai Snapdragon 6s 4G Gen 2 dan Snapdragon 4 Gen 4 akan mulai hadir di pasar pada tahun depan.

JakartaTeknologi 5G kini tidak lagi identik dengan ponsel kelas atas. Jika sebelumnya hanya tersedia di smartphone premium dengan harga tinggi, saat ini jaringan generasi kelima tersebut mulai merambah perangkat kelas menengah dan bahkan menjadi fitur yang semakin umum.

Meski demikian, keberadaan ponsel 4G belum sepenuhnya tergeser. Keterbatasan ketersediaan chipset 4G generasi terbaru tidak serta-merta membuat perangkat 4G ditinggalkan. Segmen pemula dan sejumlah wilayah dengan infrastruktur 5G yang belum optimal masih membutuhkan smartphone berbasis 4G. Kondisi pasar inilah yang dimanfaatkan Qualcomm dengan pendekatan berbeda.

Tanpa peluncuran besar-besaran, Qualcomm memperkenalkan dua platform anyar untuk segmen yang berlainan. Snapdragon 6s 4G Gen 2 disiapkan untuk perangkat 4G, sementara Snapdragon 4 Gen 4 ditujukan sebagai solusi 5G di kelas entry-level. Keduanya membawa peningkatan performa yang cukup signifikan dibanding pendahulunya.

Snapdragon 6s 4G Gen 2: Opsi Baru untuk Pengguna 4G

Snapdragon 6s 4G Gen 2 hadir sebagai tulang punggung baru bagi ponsel 4G modern. Chipset ini menggunakan CPU Kryo dengan kecepatan hingga 2,9 GHz, yang diklaim menawarkan lonjakan performa lebih dari 50 persen dibanding generasi sebelumnya. Sementara itu, GPU Adreno-nya juga mengalami peningkatan performa sekitar 20 persen.

Chipset ini sudah mendukung layar Full HD+ dengan refresh rate hingga 120Hz, menjadikannya tetap kompetitif di kelasnya. Proses pembuatannya menggunakan teknologi 6nm, jauh lebih efisien dibanding pendahulunya yang masih memakai fabrikasi 11nm.

Dukungan memori mencakup RAM LPDDR4X hingga 8GB, penyimpanan UFS 2.2, serta konektivitas USB berkecepatan hingga USB 3.1. Untuk pengisian daya, Qualcomm menyematkan Quick Charge 3, yang diklaim mampu mengisi baterai hingga 80 persen dalam waktu sekitar 35 menit.

Di sektor kamera, chipset ini mendukung sensor hingga 108MP dengan ISP triple 12-bit. Pengambilan gambar dari tiga kamera sekaligus bisa dilakukan tanpa jeda rana, meskipun perekaman video masih terbatas di 1080p 60fps. Sesuai identitasnya, konektivitas jaringan masih mengandalkan 4G LTE dengan kecepatan unduh maksimum 390 Mbps.

Snapdragon 4 Gen 4: Gerbang 5G di Kelas Entry-Level

Untuk pengguna yang ingin mencicipi 5G dengan harga lebih terjangkau, Qualcomm menghadirkan Snapdragon 4 Gen 4. Chipset ini telah dibekali modem 5G sub-6GHz dengan kecepatan unduh hingga 2,5 Gbps.

Dibangun dengan proses 4nm, Snapdragon 4 Gen 4 menawarkan efisiensi daya yang lebih baik. Konfigurasi prosesornya terdiri dari dua inti performa dan enam inti hemat daya, yang dirancang untuk keseimbangan antara kinerja dan konsumsi energi.

Keunggulan lainnya terletak pada dukungan RAM LPDDR5 dan penyimpanan UFS 3.1, yang menawarkan kecepatan lebih tinggi dibanding platform 4G-nya. Untuk pengisian daya, chipset ini mendukung Quick Charge 4+, dengan klaim mampu mengisi baterai hingga 50 persen hanya dalam 15 menit. Meski demikian, kemampuan kamera dan perekaman video masih berada di level yang sama, serta belum mendukung codec video AV1.

Qualcomm memastikan perangkat pertama yang menggunakan Snapdragon 6s 4G Gen 2 dan Snapdragon 4 Gen 4 akan mulai dipasarkan pada tahun depan. Lewat strategi ini, Qualcomm terlihat ingin menjangkau seluruh lapisan pasar—baik pengguna yang masih mengandalkan 4G maupun konsumen yang ingin beralih ke 5G dengan biaya lebih ramah di kantong.(BY)