Praktis dan Tetap Sehat, Rekomendasi Buah Beku yang Kaya Nutrisi

Beri, salah satu buah yang lebih sehat jika dibekukan.
Beri, salah satu buah yang lebih sehat jika dibekukan.

Jakarta – Banyak orang masih beranggapan bahwa buah segar selalu menjadi pilihan yang paling bernutrisi. Namun, fakta di lapangan tidak sepenuhnya demikian.

Buah segar memang kaya vitamin, tetapi kualitas gizinya perlahan turun ketika disimpan terlalu lama, baik di rak maupun di dalam kulkas. Seiring waktu, sejumlah vitamin—terutama yang sensitif terhadap udara dan suhu—akan berkurang.

Sebaliknya, para ahli gizi menilai bahwa buah yang dibekukan bisa menjadi alternatif yang sama sehatnya. Bahkan dalam beberapa kondisi, kandungan nutrisinya justru lebih stabil dibandingkan buah segar yang sudah melewati masa simpan.

Ahli gizi Kristen Lorenz menjelaskan bahwa buah yang disiapkan untuk produk beku biasanya dipetik saat mencapai kematangan optimal.

“Begitu dipanen, buah langsung dibekukan dengan cepat sehingga nutrisinya tetap terkunci,” ujarnya dikutip dari Real Simple.

Ia menambahkan, meski ada sedikit penurunan pada vitamin yang larut air seperti vitamin C, secara keseluruhan kualitas gizinya masih sangat terjaga.

Di sisi lain, buah segar yang terlalu lama menunggu di pasar atau disimpan di rumah justru berpotensi kehilangan sebagian kandungan nutrisinya. Inilah alasan mengapa beberapa jenis buah beku bisa lebih unggul daripada buah segar yang sudah berhari-hari disimpan.

Lalu, buah apa saja yang justru lebih ideal dikonsumsi dalam bentuk beku? Berikut daftar buah yang kualitas nutrisinya tetap maksimal ketika dibekukan:

  1. Nanas

Nanas kaya vitamin C, mangan, dan enzim bromelain yang mendukung pencernaan serta membantu mengurangi inflamasi. Versi beku memberikan manfaat yang sama tanpa repot mengupas atau membuang bagian keras di tengahnya.

  1. Aneka buah beri

Strawberry, blueberry, dan raspberry termasuk buah yang cepat rusak.

Ahli gizi Marissa Karp menyebut bahwa buah beri lebih praktis dibeli dalam bentuk beku karena tidak mudah berjamur dan tetap mempertahankan antioksidan, vitamin C, serta seratnya dalam waktu lama.

  1. Ceri

Ceri mengandung polifenol, antioksidan kuat yang mendukung kesehatan sel. Versi segarnya cukup merepotkan karena harus mengeluarkan bijinya.

Menurut Marissa, ceri beku yang sudah tanpa biji sangat cocok untuk smoothie atau campuran yogurt, tanpa mengurangi nilai nutrisinya.

  1. Buah naga

Buah naga beku biasanya sudah dipotong kecil sehingga mudah dipakai untuk smoothies atau mangkuk smoothie. Kandungan seratnya mendukung kesehatan pencernaan, sementara antioksidan seperti betalain dan karotenoid membantu melindungi sel dari kerusakan.

  1. Kiwi

Kiwi beku mempertahankan hampir seluruh vitamin dan antioksidannya. Bahkan, beberapa ahli menyebut kiwi beku terkadang mengandung lebih banyak antioksidan dibanding kiwi segar yang disimpan di kulkas terlalu lama.

  1. Mangga

Mangga beku tetap mengandung vitamin C, vitamin A, dan serat dalam jumlah tinggi. Pilihan ini praktis untuk dikonsumsi kapan saja tanpa perlu mengupas atau memotong buah yang licin.

  1. Acai

Acai sangat mudah rusak sehingga jarang dijual dalam bentuk segar. Itulah sebabnya acai biasanya tersedia sebagai bubuk atau buah beku.

Acai beku mengandung antosianin dan omega-3 yang bermanfaat untuk kesehatan. Produk ini dapat disimpan lama tanpa mengurangi kualitas nutrisinya.

Jika selama ini kamu ragu membeli buah beku karena dianggap kurang sehat, kini kamu tahu bahwa pembekuan justru membantu menjaga kandungan nutrisi pada tingkat terbaiknya.

Menyimpan stok buah beku di freezer bisa menjadi pilihan praktis untuk menikmati makanan yang sehat, bergizi, dan mudah disiapkan kapan saja.(BY)