IKM Komit Dukung Film Bertema Minangkabau, Nobar Digelar Serentak di Daerah

DPP IKM mengadakan nobar film Nia di Plaza Senayan, Jakarta.
DPP IKM mengadakan nobar film Nia di Plaza Senayan, Jakarta.

JakartaIkatan Keluarga Minang (IKM) di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPP IKM, Andre Rosiade, kembali menunjukkan dukungan nyata terhadap pengembangan sinema daerah. Bentuk dukungan itu diwujudkan melalui acara nonton bareng (nobar) film Nia yang digelar di Plaza Senayan, Jakarta, pada Senin (24/11/2025).

Acara nobar berlangsung meriah dengan kehadiran sekitar 1.600 pengurus dan anggota IKM dari berbagai daerah. Film Nia, yang disutradarai Aditya Gumay dan Ronny Mepet, menampilkan para pemeran utama Syakira Humaira sebagai Nia, Qya Ditra sebagai Andri, Zainal Caniago sebagai ayah Nia, Helsih Herlinda sebagai ibu Nia, serta Eka Maharani sebagai kakak Nia. Kehadiran sutradara dan para pemain membuat suasana lebih hangat, sekaligus memberi kesempatan bagi penonton berinteraksi langsung dengan para pelaku film.

Dalam sambutannya, Andre Rosiade menegaskan bahwa IKM berkomitmen mendukung seluruh karya film yang menonjolkan budaya Minangkabau. “Dukungan kami bukan sekadar kata-kata, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata,” ujarnya. Untuk menampung seluruh peserta, IKM bahkan menyewa delapan studio sekaligus, mulai dari Studio 1 hingga Studio 8.

Baca Juga  150 Titik Air Bersih Dibangun Polda Sumbar di Sejumlah Daerah Terdampak

Andre juga menyebut bahwa sebulan sebelumnya IKM telah menggelar nobar film Menuju Pelaminan produksi PFN, yang dihadiri sekitar 1.000 penonton. Menurutnya, rangkaian nobar yang rutin diadakan IKM menjadi bentuk nyata dukungan terhadap industri kreatif Minangkabau sekaligus sarana memperkenalkan budaya lokal melalui film.

Dalam kesempatan itu, Andre menyinggung luasnya diaspora Minang di dalam dan luar negeri. Ia bercanda bahwa Ketua Umum IKM kerap dijuluki “Presiden Orang Minang Sedunia” karena cakupan komunitas yang begitu besar. Bahkan, ia menyebut, jika ada penjual nasi Padang di Bulan pun, orang Minang pasti hadir di sana.

Untuk memperluas dukungan terhadap film Nia, IKM akan mengirimkan surat edaran kepada seluruh pengurus daerah agar mengadakan nobar serupa di wilayah masing-masing. Langkah ini memastikan bahwa apresiasi terhadap karya bertema Minangkabau tidak hanya terpusat di Jakarta, tetapi merata secara nasional.

Baca Juga  Skandal Etik, Hasyim Asy'ari Dipecat dari Komisi Pemilihan Umum

Sebagai wujud komitmen pribadi, Andre juga akan menggelar nobar film Nia di Basko City Mall, Kota Padang, pada 29 November mendatang. Ia menyewa empat studio ditambah satu studio premier agar masyarakat di daerah juga dapat menonton film tersebut.

Andre menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa setiap ada film yang mengangkat budaya Minangkabau, IKM akan selalu hadir memberikan dukungan. Menurutnya, karya seperti Nia penting untuk menjaga warisan budaya Minangkabau tetap hidup di tengah generasi muda.(des*)