Abu Vulkanik Gunung Taal Bergerak ke Timur Laut

Gunung Taal meletus
Gunung Taal meletus

Jakarta – Gunung Taal di Filipina mengalami letusan freatomagmatik ringan pada Rabu, 12 November 2025, dengan kolom abu vulkanik membumbung hingga 2.800 meter di atas kawah.

Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (PHIVOLCS) mengonfirmasi peristiwa tersebut melalui laporan yang dikutip gmanetwork. Dalam unggahan di Facebook, terlihat detik-detik letusan yang terjadi antara pukul 06.51 hingga 06.54 waktu setempat.

PHIVOLCS menjelaskan bahwa letusan freatomagmatik ini muncul akibat interaksi antara magma dan air. Proses ini biasanya terjadi secara bertahap, dengan interval yang bisa berbeda-beda. “Erupsi menghasilkan kolom asap keabu-abuan setinggi 2.800 meter yang kemudian bergerak ke arah timur laut, sebagaimana terekam kamera IP Lower Calauit (VTLC) dan Napayong (VTNP),” tulis PHIVOLCS.

Saat ini, Gunung Taal berada pada Level Siaga 1, menandakan kondisi abnormal. Status ini bukan berarti aktivitas vulkanik telah berhenti, melainkan ada potensi bahaya seperti letusan freatik mendadak, gempa bumi vulkanikhujan abu ringan, hingga semburan gas beracun.

PHIVOLCS menegaskan larangan masuk ke Pulau Gunung Berapi Taal, termasuk zona bahaya permanen (PDZ) di sekitar Kawah Utama dan celah Daang Kastila. Aktivitas penerbangan di dekat gunung berapi juga dilarang untuk menghindari risiko keselamatan.(des*)