Jakarta – Apple dikabarkan menunda peluncuran iPhone Air generasi terbaru yang semula dijadwalkan rilis pada musim gugur 2026. Keputusan ini diambil di tengah penurunan permintaan pasar terhadap lini produk tersebut, menurut laporan dari sumber internal yang dikutip oleh Reuters.
Perangkat yang pertama kali diperkenalkan pada 2025 itu sebenarnya dirancang sebagai varian iPhone premium dengan bodi lebih tipis dan ringan dibandingkan model utama. Namun, desain ramping tersebut membuat kapasitas baterai dan kemampuan kamera iPhone Air sedikit lebih terbatas dibandingkan seri unggulan lainnya.
Hingga saat ini, pihak Apple belum memberikan keterangan resmi terkait kabar penundaan tersebut. Reuters pun menyebut belum dapat memverifikasi laporan itu secara independen.
Beberapa analis menilai bahwa penjualan iPhone Air tidak sesuai ekspektasi awal. Permintaan konsumen terhadap model tersebut dilaporkan lebih rendah dari yang diperkirakan, meskipun Apple telah berupaya memperluas ketersediaannya di berbagai pasar global.
Sebelumnya, pada Oktober lalu, Apple mengumumkan bahwa iPhone Air akan mulai dapat dipesan di Tiongkok setelah memperoleh izin layanan eSIM dari otoritas setempat. Model ini dijual tanpa slot kartu SIM fisik dan sepenuhnya mengandalkan teknologi eSIM untuk konektivitasnya.
Dengan keputusan penundaan ini, banyak pengamat memperkirakan Apple akan melakukan evaluasi ulang terhadap strategi produk iPhone Air — termasuk peningkatan spesifikasi dan fitur — sebelum memutuskan jadwal peluncuran berikutnya.(BY)












