GAC Aion i60 Resmi Jadi Versi Kembar Toyota bZ3X, Usung Platform dan Teknologi Serupa

Kembaran Toyota bZ3X Bakal Meluncur, Harga Rp200 Jutaan.
Kembaran Toyota bZ3X Bakal Meluncur, Harga Rp200 Jutaan.

Jakarta – Pasar kendaraan listrik di China kembali kedatangan model baru hasil kolaborasi antara Toyota dan GAC Group. Produk terbaru tersebut adalah GAC Aion i60, mobil listrik yang disebut-sebut sebagai saudara kembar dari Toyota bZ3X, dan dijadwalkan meluncur dalam waktu dekat.

Platform dan Desain

Dilaporkan oleh Car News China pada Selasa (14/10/2025), GAC Aion i60 dibangun di atas platform modular AEP (Aion Electric Platform)—basis yang sama digunakan oleh Toyota bZ3X. Meski memiliki fondasi teknis serupa, desain eksterior serta detail visual Aion i60 dirancang berbeda untuk menonjolkan identitas khas merek GAC.

Dari sisi ukuran, Aion i60 memiliki dimensi panjang 4.685 mm, lebar 1.854 mm, tinggi 1.660 mm, serta jarak sumbu roda 2.775 mm. Mobil ini sedikit lebih panjang dan tinggi dibandingkan bZ3X, tetapi ruang kabinnya sedikit lebih ringkas.

Performa dan Varian PHEV

Model listrik penuh Aion i60 dibekali motor tunggal 165 kW (sekitar 221 hp) dengan kecepatan maksimum 160 km/jam. Sementara versi Toyota bZ3X menghasilkan tenaga sekitar 224 hp dengan konfigurasi motor tunggal serupa.

Baca Juga  Wuling Motors Catat Sukses di PEVS 2024 dengan Rekor Pemesanan Cloud EV

Untuk varian plug-in hybrid (PHEV), Aion i60 mengombinasikan mesin bensin 1,5 liter 74 kW dengan motor listrik 165 kW dan baterai LFP berkapasitas 29,165 kWh. Dalam mode listrik murni, jarak tempuhnya mencapai 160 km berdasarkan standar uji CLTC.

Harga dan Peluncuran

Berdasarkan dokumen izin edar yang telah diajukan bulan ini, GAC Aion i60 diperkirakan akan resmi dirilis pada November 2025. Harga jual awalnya diperkirakan mulai 100.000 yuan atau sekitar Rp233 juta.

Sebagai pembanding, Toyota bZ3X—SUV listrik hasil pengembangan bersama GAC—sudah lebih dulu diluncurkan di China pada Maret 2025 dengan harga mulai 109.800 yuan setelah potongan. Berdasarkan data China EV DataTracker, hingga Agustus 2025 total penjualannya telah menembus 33.748 unit.

Strategi dan Kolaborasi

Aion i60 dikembangkan menggunakan basis teknis dan komponen yang sama dengan bZ3X, serupa dengan model Aion V. Tujuan dari langkah ini adalah menciptakan efisiensi produksi dan diversifikasi pasar tanpa saling bersaing secara langsung dalam satu merek.

Baca Juga  Alternatif LK21, Platform Streaming Resmi yang Layak Dicoba

Dengan memanfaatkan platform bersama, Toyota dan GAC dapat menekan biaya riset dan produksi, serta mempercepat pengembangan model baru untuk segmen berbeda. Tak hanya itu, desain dan spesifikasi Aion i60 berpotensi disesuaikan untuk pasar ekspor, termasuk ke negara berkembang.

Kemunculan Aion i60 diharapkan menambah dinamika persaingan mobil listrik di China, sekaligus memperkuat posisi GAC dan Toyota dalam menghadapi dominasi merek lokal di segmen kendaraan ramah lingkungan.(BY)