Mi Instan Makin Berisiko Jika Dicampur 4 Makanan Ini, Nomor 3 Paling Umum!

Jangan makanan mi instan berbarengan dengan beberapa makanan yang tinggi garam.
Jangan makanan mi instan berbarengan dengan beberapa makanan yang tinggi garam.

Jakarta Mi instan kerap menjadi pilihan cepat ketika rasa lapar datang dan tak ada waktu untuk memasak. Tak heran, banyak orang menyetoknya di rumah karena praktis dan memiliki rasa gurih yang disukai berbagai kalangan.

Meski mudah disajikan, mi instan bukanlah makanan yang sepenuhnya sehat. Dikutip dari Healthshots, di dalam satu bungkus mi instan terdapat bahan pengawet, kadar garam, serta kalori yang cukup tinggi.

Jika dikonsumsi terlalu sering, mi instan bisa meningkatkan risiko sejumlah penyakit, seperti tekanan darah tinggi, gangguan jantung, hingga sindrom metabolik.

Selain membatasi frekuensi makan, penting juga memperhatikan makanan pendampingnya. Beberapa jenis makanan ternyata sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan mi instan karena dapat memperburuk dampak negatifnya.

Makanan yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Bersamaan dengan Mi Instan

Berikut empat jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat menikmati mi instan, dikutip dari berbagai sumber:

  1. Nasi

Kombinasi mi instan dan nasi memang membuat perut kenyang lebih lama. Namun, keduanya sama-sama merupakan sumber karbohidrat utama. Mengonsumsi keduanya sekaligus membuat asupan karbohidrat melonjak tinggi, yang kemudian disimpan tubuh sebagai lemak. Hal ini dapat memicu kenaikan berat badan dan gangguan metabolik.

  1. Kerupuk

Menambahkan kerupuk sebagai pelengkap mi kuah memang menggoda, tapi ternyata tidak disarankan. Kerupuk dan mi instan sama-sama tinggi karbohidrat, lemak, dan kemungkinan mengandung MSG dalam jumlah besar. Jika dikonsumsi secara berlebihan, perpaduan ini bisa meningkatkan risiko obesitas dan penyakit metabolik.

  1. Kornet dan Keju

Banyak orang menambahkan kornet atau keju agar rasa mi instan lebih nikmat. Namun, kedua bahan ini termasuk makanan olahan tinggi kalori dan lemak. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan peradangan tubuh dan meningkatkan risiko kolesterol tinggi. Kombinasi dengan bahan olahan lain seperti sosis, nugget, atau bakso juga berpotensi menaikkan berat badan secara signifikan.

  1. Kecap Asin

Penggunaan kecap asin pada mi instan bisa memperkuat rasa gurih, tetapi kandungan sodiumnya sangat tinggi. Jika dikonsumsi bersamaan dengan bumbu mi instan yang juga asin, asupan garam harian bisa jauh melebihi batas aman. Akibatnya, tekanan darah dapat meningkat dan risiko penyakit jantung pun bertambah.

Alternatif agar Mi Instan Lebih Sehat

Untuk membuat mi instan lebih bernutrisi, cobalah menambahkan bahan alami seperti sayuran segar, telur, atau daging tanpa lemak. Kombinasi ini tak hanya memperkaya rasa, tetapi juga membantu menyeimbangkan asupan gizi harian.

Mi instan memang praktis dan lezat, namun tetap harus dikonsumsi dengan bijak. Sesekali boleh, asalkan tidak setiap hari dan tidak dipadukan dengan makanan yang memperburuk kesehatannya.(BY)