Padang – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat melaporkan jumlah penumpang yang terus meningkat sepanjang Januari–September 2025. Pada Triwulan III, tercatat sebanyak 1.493.402 penumpang, naik 11,3 persen dibanding periode yang sama tahun 2024 sebanyak 1.341.526 penumpang.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyebutkan bahwa peningkatan ini dipicu oleh penambahan frekuensi perjalanan, kapasitas tempat duduk yang lebih besar, serta tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api. “Pertumbuhan ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api semakin tinggi. Kereta api kini semakin diakui sebagai transportasi publik yang efisien dan ramah lingkungan,” ujar Reza.
Reza juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan atas kepercayaan mereka, sekaligus menegaskan komitmen KAI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan.
Berdasarkan data keberangkatan, lima stasiun terpadat selama periode tersebut adalah:
Stasiun Padang: 392.848 penumpang
Stasiun Pariaman: 303.899 penumpang
Stasiun Air Tawar: 139.036 penumpang
Stasiun Naras: 88.553 penumpang
Stasiun BIM: 83.705 penumpang
Sementara untuk kedatangan, lima stasiun dengan volume penumpang tertinggi adalah:
Stasiun Padang: 411.260 penumpang
Stasiun Pariaman: 316.580 penumpang
Stasiun Air Tawar: 121.028 penumpang
Stasiun Naras: 98.952 penumpang
Stasiun BIM: 80.859 penumpang
Dari sisi ketepatan waktu, KAI Divre II Sumbar berhasil mencatat performa yang membanggakan. Tingkat ketepatan waktu kedatangan mencapai 99,58 persen, meningkat dari 99,34 persen tahun sebelumnya. Sedangkan ketepatan waktu keberangkatan berada di angka 99,27 persen. Keberhasilan ini berkat peningkatan mutu operasional dan perawatan sarana serta prasarana secara menyeluruh.
KAI Divre II Sumbar mengimbau calon penumpang untuk merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI, yang dapat diakses sejak H-7 keberangkatan. Layanan loket go-show di stasiun juga tetap tersedia tiga jam sebelum keberangkatan, selama tiket masih ada.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan di stasiun maupun di atas kereta. Keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu tetap menjadi prioritas kami demi transportasi massal yang aman, nyaman, dan berkelanjutan,” tutup Reza.(des*)












