Hukrim  

Tim Klewang Polresta Padang Tangkap Pelaku Tawuran

Korban Tewas, Polisi Bekuk Dua Pelaku Penganiayaan
Korban Tewas, Polisi Bekuk Dua Pelaku Penganiayaan

Padang – Tim Klewang Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Padang berhasil menangkap dua orang yang diduga sebagai pelaku utama dalam perkelahian antar kelompok di Kota Padang, Sumatera Barat, yang beberapa waktu lalu menewaskan seorang korban.

Kepala Satreskrim Polresta Padang, Kompol Muhammad Yasin, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyampaikan bahwa kedua terduga pelaku berhasil diidentifikasi dan ditangkap setelah penyelidikan intensif pascakejadian. Kedua orang tersebut diduga terlibat langsung dalam pengeroyokan yang menyebabkan korban mengalami luka parah hingga meninggal dunia.

Peristiwa itu terjadi ketika korban diserang dengan senjata tajam, mengalami luka di beberapa bagian tubuh, dan meskipun sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawanya tidak tertolong. Kejadian ini sempat menimbulkan kepanikan di masyarakat sekitar.

Baca Juga  Polresta Padang Sita Ponsel Hasil Curian dari Dua Pelaku

“Kami berhasil menangkap P (21) di Kecamatan Lubeg dan I (23) di Kecamatan Kuranji pada Sabtu (26/9). Keduanya diduga sebagai pelaku utama penganiayaan yang berujung pada kematian korban,” kata Kompol Yasin, Minggu (27/9).

Penangkapan ini merupakan hasil kerja cepat Tim Klewang setelah menerima laporan dari masyarakat. Polisi melakukan pelacakan hingga akhirnya berhasil mengamankan kedua tersangka di lokasi berbeda. Dari tangan pelaku, polisi juga menyita satu unit sepeda motor yang digunakan saat tawuran sebagai barang bukti.

Saat ini, kedua tersangka ditahan di Mapolresta Padang dan menjalani pemeriksaan intensif. Polisi masih mendalami peran masing-masing tersangka serta kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat.

Baca Juga  Berkat CCTV Pembobol Toko Ditangkap

Polresta Padang menegaskan kasus ini akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Kedua pelaku terancam dijerat pasal penganiayaan bersama yang mengakibatkan kematian. Aparat juga mengimbau orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anak pada malam hari agar kasus tawuran tidak terulang.(des*)