Padang – Wali Kota Padang Fadly Amran menyerahkan bantuan operasional dari PT Semen Padang kepada MTsS Lubuk Kilangan (Luki). Penyerahan ini dilakukan setelah Fadly bertindak sebagai pembina upacara di sekolah yang terletak di Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Senin (15/9/2025).
Dalam sambutannya, Fadly Amran mengapresiasi peran PT Semen Padang sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ikut berkontribusi nyata bagi masyarakat Kota Padang.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan PT Semen Padang. Bantuan ini menunjukkan kepedulian nyata terhadap pendidikan di Kota Padang,” ujar Fadly.
Fadly menambahkan, Pemerintah Kota Padang tengah mengusung visi Padang Juara, dengan berbagai program unggulan di bidang pendidikan. Di antaranya sertifikasi guru PAUD, peningkatan kualitas pendidikan formal dan non-formal, dukungan bagi MDA, MDTA, TPA, dan TQA, serta pemberian beasiswa dalam dan luar negeri. Pemerintah juga menyalurkan bantuan seragam sekolah dan LKS gratis untuk anak-anak kurang mampu, dan berencana menambah bantuan pada momentum Hari Guru bulan November mendatang.
Menurut Fadly, dukungan dari PT Semen Padang dan pemerintah bukan sekadar bantuan sesaat, melainkan bagian dari upaya menyiapkan generasi muda Kota Padang sebagai calon pemimpin masa depan. “Tanggung jawab ini tidak bisa dijalankan sendiri. Semua pihak—guru, sekolah, dinas pendidikan, pemerintah, dan stakeholder—harus bekerja sama menciptakan lingkungan yang kondusif bagi anak-anak untuk belajar dan berkembang,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Idris, menjelaskan bahwa bantuan pendidikan perusahaan disalurkan melalui beberapa skema, yakni Forum Nagari sebesar Rp161.209.000, program CSR Rp130 juta, serta UPZ PT Semen Padang Rp240 juta untuk operasional MTsS Lubuk Kilangan.
“Dengan dukungan ini, kami berharap kualitas pendidikan di Lubuk Kilangan dan Kota Padang semakin meningkat. Generasi muda akan lebih semangat menempuh pendidikan, sehingga lahir prestasi-prestasi baru dari anak-anak kita,” pungkas Idris.(des*)












