Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menepis isu yang menyebut Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah mengundurkan diri dari kabinet Presiden Prabowo Subianto. Kabar tersebut sempat ramai beredar di media sosial pada Minggu (1/9), dengan narasi bahwa Sri Mulyani sudah menyerahkan surat pengunduran diri langsung kepada Presiden.
Airlangga memastikan kabar itu tidak benar. “Tidak,” ujarnya singkat saat ditemui usai rapat kabinet di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu sore. Ia menegaskan Sri Mulyani hadir dalam rapat yang dipimpin Presiden Prabowo dan berlangsung selama sekitar dua jam.
“Ibu (Sri Mulyani) ikut rapat,” kata Airlangga. Namun, ia menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut, seluruh arahan disampaikan langsung oleh Presiden, sementara Sri Mulyani tidak memberikan paparan.
Isu mundurnya Sri Mulyani muncul hanya beberapa jam setelah rumah pribadinya di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, mengalami penjarahan pada Minggu dini hari. Sejumlah narasi yang beredar di publik juga menyebut dirinya sempat dipanggil ke Hambalang oleh Presiden Prabowo.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari Istana maupun pernyataan langsung dari Sri Mulyani terkait isu pengunduran dirinya. Posisi Sri Mulyani pun masih menjadi sorotan, baik karena dinamika politik di internal pemerintahan maupun dampak dari kasus penjarahan yang menimpanya.(d\es*)












