Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang mengalokasikan anggaran sebesar Rp20 miliar pada tahun 2026 untuk pembangunan dan peningkatan sarana prasarana (sarpras) pendidikan.
Dana tersebut difokuskan pada pengembangan fasilitas di empat Sekolah Dasar (SD) dan empat Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyampaikan hal ini saat meninjau kondisi sarpras di SMPN 2 Padang, Kelurahan Belakang Tangsi, Kecamatan Padang Barat, Senin (25/8/2025). Sebelumnya, ia juga meninjau perbaikan fasilitas di SDN Alang Laweh.
“Kita ingin seluruh sekolah di Padang memiliki standar yang layak. Sekolah yang masih kekurangan fasilitas dasar atau membutuhkan perbaikan mendesak akan segera kita data. Prinsipnya, tidak boleh ada sekolah yang tidak representatif,” tegas Fadly.
Ia menjelaskan, pembangunan sarpras sekolah merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Padang. Namun, jika ada kebutuhan mendesak di luar program, Pemko siap melakukan penyesuaian anggaran.
Selain itu, Fadly juga menekankan dukungan Pemko Padang terhadap penerapan program full day school. Menurutnya, keberhasilan program ini bukan hanya ditentukan oleh metode belajar, tetapi juga ditopang oleh fasilitas yang memadai.
“Sekolah sehari penuh harus membuat anak-anak nyaman. Setelah jam istirahat, mata pelajaran sebaiknya lebih ringan dan menyenangkan agar mereka betah di sekolah. Fasilitas seni, olahraga, hingga tempat ibadah juga wajib tersedia,” jelasnya.
Ia menutup dengan menyebut bahwa program tersebut merupakan bagian dari visi Padang Juara yang selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, menyebut hasil survei pihaknya menemukan sekitar 310 sekolah masih membutuhkan perbaikan sarpras.
“Untuk tahun 2026, kita siapkan anggaran Rp20 miliar yang difokuskan pada empat SD dan empat SMP, di antaranya SDN 03 Alang Laweh, SMPN 28 Padang, serta pembangunan musala di SMPN 2 Padang,” ungkap Yopi.
Ia menambahkan, Dinas Pendidikan juga akan menambah ruang kelas baru sesuai kebutuhan, dengan prioritas pada tingkat SMP sebelum berlanjut ke SD. Selain itu, pada tahun 2026 Pemko Padang juga berencana membangun satu unit SMP baru di kawasan PPI Muaro Anai.
“Tanahnya sudah dihibahkan masyarakat, jadi Pemko tinggal mempersiapkan perencanaannya,” pungkas Yopi.(des*)












