5 Kelompok Orang yang Sebaiknya Batasi Konsumsi Pisang

Ada beberapa kelompok orang yang tidak dianjurkan makan pisang.
Ada beberapa kelompok orang yang tidak dianjurkan makan pisang.

Jakarta Pisang dikenal sebagai buah yang padat gizi dan sering dimanfaatkan sebagai pemanis alami dalam berbagai hidangan. Kandungan vitamin, mineral, dan serat di dalamnya bermanfaat untuk kesehatan jantung, membantu mengontrol tekanan darah, hingga memperbaiki suasana hati.

Salah satu zat penting yang terkandung dalam pisang adalah kalium. Mineral ini berperan menjaga keseimbangan cairan tubuh, mendukung kerja otot dan saraf, serta membantu detak jantung tetap stabil. Menurut Medical News Today, kalium juga dapat mengurangi efek buruk natrium terhadap tekanan darah dan menurunkan risiko pembentukan batu ginjal yang cenderung meningkat seiring bertambahnya usia.

Sebuah pisang berukuran sedang mengandung sekitar 422 miligram kalium. Selain itu, nutrisi lain yang terdapat di dalamnya antara lain:

Karbohidrat: 27 gram

Serat: 3,1 gram

Protein: 1,3 gram

Magnesium: 31,9 mg

Fosfor: 26 mg

Kolin: 11,6 mg

Vitamin C: 10,3 mg

Kelompok Orang yang Perlu Membatasi Konsumsi Pisang
Meski menawarkan banyak manfaat, tidak semua orang aman mengonsumsinya. Pada kondisi tertentu, pisang justru dapat memicu masalah kesehatan. Berikut lima kelompok yang disarankan membatasi atau menghindari pisang:

Baca Juga  Rahasia Kulit Sehat di Usia 40-an, Nutrisi dari Dalam Tubuh

Pengguna Obat Beta-Blocker
Obat beta-blocker yang biasa diresepkan untuk mengatasi tekanan darah tinggi atau penyakit jantung dapat meningkatkan kadar kalium dalam darah. Jika dikombinasikan dengan konsumsi pisang berlebihan, risiko kelebihan kalium (hiperkalemia) meningkat, yang dapat membahayakan ginjal.

Penderita Alergi Pisang
Bagi sebagian orang, pisang dapat memicu reaksi alergi seperti gatal, bengkak, sesak napas, hingga anafilaksis pada kasus parah. Jika gejala alergi muncul setelah makan pisang, segera periksakan diri ke tenaga medis.

Orang yang Sering Mengalami Migrain
Pisang yang terlalu matang mengandung tyramine, zat yang dapat memicu sakit kepala pada sebagian penderita migrain. Karena itu, sebaiknya hindari pisang dengan kulit berbintik cokelat jika Anda sensitif terhadap pemicu ini.

Penderita Diabetes
Dengan kandungan karbohidrat sekitar 27 gram per buah, pisang dapat memengaruhi kadar gula darah. Penderita diabetes tidak wajib menghindarinya sepenuhnya, tetapi konsumsinya harus dibatasi dan diatur sesuai rekomendasi dokter atau ahli gizi.

Baca Juga  KKP Siapkan Strategi Perluas Konsumsi Ikan sebagai Investasi SDM Unggul

Pasien Penyakit Ginjal
Pada penyakit ginjal stadium lanjut, kemampuan tubuh membuang kelebihan kalium menurun. Konsumsi pisang berlebih dapat menyebabkan gangguan irama jantung hingga komplikasi fatal. Karena itu, penderita perlu mengatur asupan kalium di bawah pengawasan medis.

Kesimpulan
Pisang memang lezat, mudah ditemukan, dan kaya nutrisi, namun tidak selalu aman untuk semua orang. Jika termasuk dalam kelompok berisiko di atas, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi sebelum memasukkan pisang ke dalam menu harian. Dengan langkah bijak ini, manfaat pisang tetap dapat dirasakan tanpa membahayakan kesehatan.(BY)