Padang – Pemerintah Kota Padang terus memperkuat langkah-langkah penanggulangan kemiskinan melalui validasi dan pemutakhiran data secara menyeluruh dan terintegrasi.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kota Padang, menekankan bahwa ketepatan data merupakan fondasi utama dalam merumuskan kebijakan pemberdayaan masyarakat yang efektif.
“Kita harus memastikan bahwa warga yang memang berhak, terutama yang bergerak di sektor pertanian dan perikanan, benar-benar teridentifikasi dan memperoleh bantuan secara layak,” ujar Maigus saat memimpin pertemuan bersama para penyuluh pertanian dan perikanan se-Kota Padang di Balai Benih Ikan (BBI) Bungus, Senin (28/7/2025).
Ia menambahkan bahwa kerja sama lintas sektor menjadi kunci dalam mempercepat upaya pengurangan angka kemiskinan.
“Pertemuan hari ini merupakan kelanjutan dari inisiatif kami untuk mendorong para penyuluh melakukan verifikasi dan pemetaan ulang warga yang tercakup dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), serta Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR),” jelasnya.
Maigus menegaskan, pembaruan data yang akurat akan memberikan gambaran yang lebih realistis terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat, sekaligus meningkatkan efektivitas program-program pengentasan kemiskinan.
“Apabila masih ada warga yang belum tercakup dalam basis data tersebut, maka harus segera diverifikasi dan dimasukkan. Ini sangat penting agar berbagai bentuk bantuan, seperti benih, peralatan pertanian, maupun sarana penangkapan ikan, benar-benar sampai kepada yang membutuhkan,” tutupnya.
Dalam kegiatan tersebut, Maigus didampingi oleh sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) yang turut mendukung upaya kolaboratif ini.(des*)












