Waspadai Batas Konsumsi, Ini Dampak Positif Minum Jahe Setiap Hari

Ada beberapa hal yang terjadi pada tubuh saat konsumsi jahe setiap hari.
Ada beberapa hal yang terjadi pada tubuh saat konsumsi jahe setiap hari.

Jakarta Jahe dikenal memiliki aroma menyengat dan sensasi hangat saat dikonsumsi, menjadikannya salah satu rempah favorit di berbagai budaya Asia. Selain populer di dapur, tanaman herbal ini juga semakin diandalkan dalam dunia kesehatan dan kecantikan.

Belakangan, banyak orang rutin mengonsumsi air jahe sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Tapi, apa sebenarnya dampaknya bagi tubuh jika kita mengonsumsi jahe setiap hari?

Bolehkah Mengonsumsi Jahe Setiap Hari?
Dilansir dari WebMD, jahe memang aman dikonsumsi secara harian, namun tetap perlu memperhatikan batas wajar. Para pakar kesehatan menyarankan asupan harian jahe tidak melebihi 3–4 gram untuk orang dewasa.

Bagi ibu hamil, jumlah yang disarankan lebih rendah, yakni maksimal 1 gram per hari. Sedangkan untuk anak di bawah usia dua tahun, jahe sebaiknya tidak diberikan sama sekali.

Manfaat Rutin Konsumsi Jahe bagi Tubuh
Berikut sejumlah manfaat kesehatan yang bisa didapat dari kebiasaan minum jahe secara rutin, sebagaimana dirangkum dari Medicine Net:

  1. Menangkal Penyakit Kronis
    Jahe mengandung gingerol, senyawa alami yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi. Zat ini membantu mengurangi kerusakan sel akibat radikal bebas dan berpotensi mencegah berbagai penyakit kronis.
  2. Memperkuat Sistem Imun
    Kandungan antibakteri dan antivirus dalam jahe membantu melawan mikroorganisme penyebab penyakit, seperti bakteri E. coli atau virus flu biasa.
  3. Mengurangi Nyeri Otot
    Meski bukan pereda nyeri langsung, konsumsi jahe secara teratur diketahui membantu mengurangi rasa sakit otot setelah berolahraga atau aktivitas berat.
  4. Meredakan Radang Sendi
    Jahe telah digunakan sebagai terapi alami untuk penderita osteoarthritis dan rheumatoid arthritis karena kemampuannya mengurangi peradangan pada sendi.
  5. Membantu Stabilisasi Gula Darah
    Beberapa riset mengindikasikan bahwa jahe dapat meningkatkan efektivitas insulin, meskipun penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan hal ini.
  6. Menurunkan Kolesterol LDL
    Sebuah studi menunjukkan bahwa mengonsumsi sekitar 5 gram jahe setiap hari selama beberapa bulan dapat menurunkan kadar kolesterol jahat secara signifikan.
  7. Mendukung Proses Diet
    Kandungan aktif seperti gingerol dan shogaol dalam jahe dipercaya mampu mempercepat metabolisme tubuh, sehingga membantu dalam program penurunan berat badan.
Baca Juga  Susu Nabati hingga Susu Sapi, Mana yang Paling Sehat? Ini Kata Ahli

Kesimpulan:
Jahe merupakan rempah alami yang menyimpan banyak khasiat untuk kesehatan. Namun, kuncinya terletak pada konsumsi yang tepat dan tidak berlebihan. Jika dikonsumsi dalam jumlah sesuai anjuran, jahe bisa menjadi sahabat setia dalam menjaga kebugaran tubuh sehari-hari.(BY)