Jakarta – Malang, kota sejuk di Jawa Timur, tak hanya menyuguhkan panorama alam dan spot wisata menarik, tetapi juga kaya akan cita rasa khas yang menggoda lidah. Liburan ke Malang belum lengkap rasanya tanpa menjelajahi wisata kulinernya.
Dalam beberapa tahun terakhir, kota-kota berukuran sedang seperti Malang kian populer di kalangan wisatawan. Selain suasananya yang nyaman, berbagai destinasi wisata dan makanan khasnya menjadikan Malang sebagai tujuan favorit di Jawa Timur.
Mulai dari Alun-Alun Kota Malang yang merepresentasikan keseharian masyarakat setempat hingga taman rekreasi seperti Selecta dan Kampung Warna-Warni Jodipan yang memanjakan mata dan cocok untuk berswafoto, semua dapat dinikmati sambil mencicipi hidangan khas setempat.
Rekomendasi Wisata Kuliner Khas Malang
Tak hanya objek wisata, kuliner juga menjadi daya tarik utama bagi para pelancong. Berikut beberapa lokasi kuliner yang patut dikunjungi saat berada di Malang:
- Bakso President
Salah satu kuliner legendaris di Malang ini terkenal akan berbagai pilihan baksonya, mulai dari bakso urat, bakso goreng, hingga bakso campur. Lokasinya yang unik—berdampingan langsung dengan rel kereta api—menjadi daya tarik tersendiri. Sensasi menyantap bakso sambil sesekali kereta lewat memberikan pengalaman yang berbeda.
- Rawon Nguling
Rawon merupakan kuliner ikonik Jawa Timur, dan Rawon Nguling adalah tempat terbaik untuk mencicipinya di Malang. Dagingnya yang lembut berpadu dengan kuah rawon hitam yang gurih, cocok dinikmati selagi hangat. Tempat makan ini dikenal mempertahankan cita rasa otentik selama puluhan tahun.
- Pos Ketan Legenda 1967
Sajian ketan hangat di tempat ini sangat cocok disantap di tengah udara sejuk Malang. Pos Ketan menyuguhkan aneka topping seperti parutan kelapa, kacang, hingga gula jawa cair. Lokasinya yang strategis di kawasan Alun-Alun Batu membuatnya selalu ramai dikunjungi, terutama oleh wisatawan yang ingin mencicipi camilan tradisional legendaris.
- Ronde Titoni
Udara Malang yang dingin sangat cocok untuk menikmati minuman hangat seperti wedang ronde. Ronde Titoni telah hadir sejak tahun 1948, menawarkan bola ketan isi kacang yang disajikan dalam kuah jahe hangat. Di sini juga tersedia pilihan lain seperti angsle, kacang kuah, cakwe, dan roti goreng yang menambah kehangatan suasana.
- Pecel Kawi
Bagi pencinta makanan tradisional, Pecel Kawi adalah destinasi wajib. Sayuran segar dengan siraman bumbu kacang khas disajikan bersama lauk seperti tahu, tempe, dan sate telur. Tempat makan ini cocok dikunjungi untuk sarapan atau makan siang saat menjelajahi kota.
Malang tidak hanya memanjakan wisatawan dengan pesonanya, tetapi juga dengan kekayaan kuliner yang menggugah selera. Jadi, saat berkunjung ke kota ini, sempatkanlah menjajal beragam hidangan lokal yang tak hanya lezat, tapi juga menyimpan sejarah panjang budaya kuliner Jawa Timur.(BY)












