Jakarta – Masih ingin menikmati sajian daging kambing? Tidak masalah, tapi ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan daging kambing agar kesehatan tetap terjaga.
Setiap momen Iduladha, aroma khas dari olahan daging kurban yang dimasak dengan berbagai rempah Nusantara sering kali menguar di udara selama beberapa hari.
Daging kambing menjadi salah satu favorit yang paling banyak disantap saat hari raya ini, berkat rasa gurih dan teksturnya yang unik.
Namun, tahukah Anda bahwa tidak semua jenis makanan cocok dipadukan dengan daging kambing?
Menurut pandangan pengobatan tradisional, daging kambing termasuk kategori makanan “panas.” Bila dikombinasikan dengan makanan yang memiliki sifat “dingin” atau mengandung zat tertentu, bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan seperti gangguan pencernaan dan peradangan.
Makanan yang sebaiknya tidak dimakan bersama daging kambing
Agar tubuh tetap sehat setelah menikmati hidangan Iduladha, berikut beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat makan daging kambing, berdasarkan berbagai sumber:
Semangka
Semangka dikenal sebagai buah yang menyegarkan dan kaya kandungan air, sehingga sering dijadikan pencuci mulut setelah makan daging. Namun, karena sifatnya yang dingin, semangka kurang cocok dikonsumsi bersamaan dengan daging kambing yang bersifat panas. Konsumsi keduanya sekaligus bisa menurunkan nilai gizi daging dan berpotensi menimbulkan gangguan pada pencernaan, terutama bagi mereka yang memiliki kondisi lemah pada limpa.
Durian
Durian termasuk makanan yang bersifat panas. Mengonsumsi durian bersamaan dengan daging kambing dapat memperburuk efek panas dalam tubuh, yang berisiko menyebabkan peradangan dan ketidaknyamanan. Selain itu, kombinasi ini juga dapat memicu peningkatan tekanan darah.
Telur dan gorengan
Telur dan daging kambing sama-sama merupakan sumber protein tinggi. Mengonsumsinya bersamaan bisa memberatkan kerja sistem pencernaan sehingga proses pencernaan berjalan lebih lama dan menyebabkan perut terasa kembung. Gorengan yang tinggi lemak juga sebaiknya dihindari karena dapat memperparah kondisi ini. Sebaiknya, kombinasikan daging kambing dengan sayuran yang kaya serat.
Cuka
Beberapa masakan menggunakan cuka agar rasa lebih segar. Namun, mencampurkan daging kambing dengan cuka yang bersifat asam tinggi dapat mengiritasi lambung, memicu perut melilit bahkan diare. Jika ingin mengonsumsi makanan asam, beri jeda waktu setelah makan daging kambing.
Keju
Daging kambing dan keju sama-sama tinggi kandungan protein dan lemak. Bila dikonsumsi berlebihan secara bersamaan, dapat menyebabkan rasa mual dan gangguan pencernaan. Sebagai alternatif, gunakan pelengkap yang lebih ringan seperti sayuran segar atau saus berbasis tomat.
Itulah beberapa jenis makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan daging kambing untuk menjaga kesehatan tubuh Anda.(BY)












