UMKM Berperan Besar, Pemerintah Ajak Perusahaan Jalin Kemitraan

Menteri Maman soal UMKM
Menteri Maman soal UMKM

Jakarta Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, menekankan bahwa dukungan terhadap UMKM tidak cukup hanya dengan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Menurutnya, pendekatan tersebut kurang efektif dalam mendorong pertumbuhan UMKM.

UMKM Perlu Dukungan Berbasis Kemitraan
Maman menegaskan bahwa UMKM seharusnya mendapatkan program kemitraan yang memiliki keterikatan bisnis, bukan sekadar bantuan sosial melalui CSR. Ia juga mengingatkan agar UMKM tidak hanya dipandang sebagai bagian dari masalah sosial.

“Keterlibatan perusahaan dalam mendukung UMKM seharusnya bukan sekadar bantuan sosial, tetapi harus berbasis pada tanggung jawab bisnis perusahaan. Kita perlu menerapkan pendekatan corporate business responsibility,” ujar Maman dalam acara MNC Forum ke-78 di Jakarta Concert Hall, iNews Tower, Kamis (27/2/2025).

Baca Juga  Diskon Besar-Besaran iPhone di April 2024

Ia menjelaskan bahwa dengan model corporate business responsibility, UMKM akan memiliki hubungan bisnis yang lebih berkelanjutan. Melalui kemitraan yang kuat, pelaku UMKM dapat lebih profesional dalam mengelola usahanya.

“Saya mengajak semua pihak untuk mendukung UMKM melalui pola kemitraan, model bisnis ke bisnis (B2B), serta pendekatan yang lebih profesional,” tambahnya.

UMKM Berperan Besar dalam Perekonomian
Lebih lanjut, Maman menyoroti peran besar UMKM dalam perekonomian nasional. Ia menyebut bahwa sektor UMKM menjadi tulang punggung dalam menghadapi berbagai krisis, termasuk krisis moneter 1998 dan pandemi Covid-19.

Baca Juga  Perbandingan UMP 2026 di 36 Provinsi, Cek Besaran di Daerahmu

Dengan peran strategis yang dimiliki, Maman berharap pelaku usaha besar semakin aktif menjalin kemitraan dengan UMKM, sehingga dapat menciptakan ekosistem bisnis yang lebih kuat dan berkelanjutan.