Jakarta – Menemukan aroma khas atau signature scent yang benar-benar unik bisa menjadi tantangan. Namun, dengan teknik layering parfum, Anda dapat menciptakan wangi eksklusif yang tidak dimiliki orang lain. Berikut cara menerapkan teknik ini agar wewangian Anda lebih tahan lama dan berkarakter.
Mengapa Layering Parfum?
Wewangian yang dianggap khas sering kali juga digunakan oleh banyak orang. Selain parfum niche, parfum yang umum di pasaran dapat dimiliki siapa saja. Beberapa aroma populer seperti MFK Baccarat Rouge 540 atau Dior Sauvage, misalnya, sering dianggap terlalu umum karena banyak digunakan.
Untuk menghindari wangi yang terkesan pasaran, Anda bisa mencoba teknik layering parfum atau mengaplikasikan beberapa jenis parfum secara berlapis.
“Teknik layering parfum berasal dari Timur Tengah dengan tujuan menciptakan aroma yang lebih personal melalui kombinasi berbagai wewangian,” ujar Robin Mason, pakar wewangian, dikutip dari Vogue.
Teknik ini memiliki dua manfaat utama. Pertama, memberikan sentuhan personal karena memungkinkan seseorang menciptakan aroma yang sesuai dengan karakter atau suasana hati. Kedua, meningkatkan ketahanan wewangian. Mengutip Byrdie, penggunaan beberapa lapisan aroma dari losion, minyak esensial, hingga parfum dapat membuat wangi bertahan lebih lama.
Langkah-Langkah Layering Parfum
Agar dapat menciptakan aroma khas yang sesuai dengan kepribadian, berikut beberapa langkah dalam layering parfum:
- Pilih Aroma yang Anda Sukai
Mulailah dengan memilih dua atau lebih jenis wewangian yang saling melengkapi. Misalnya, aroma floral dapat dikombinasikan dengan nuansa buah atau kayu-kayuan untuk menciptakan keseimbangan yang unik. - Gunakan Aroma yang Lebih Kuat Terlebih Dahulu
Semprotkan parfum dengan intensitas aroma yang lebih kuat terlebih dahulu langsung ke kulit. Setiap individu memiliki reaksi kimia tubuh yang berbeda terhadap parfum, sehingga hasil akhirnya bisa bervariasi. Inilah alasan mengapa satu parfum bisa tercium berbeda pada setiap orang. - Tambahkan Aroma yang Lebih Ringan
Setelah aroma dasar diaplikasikan, semprotkan wewangian yang lebih ringan di bagian tubuh yang berbeda. Hal ini membantu menciptakan harmoni aroma tanpa ada satu wangi yang mendominasi. - Biarkan Aroma Berpadu Secara Alami
Berikan waktu sekitar 30 menit agar aroma dari masing-masing lapisan menyatu sempurna dengan kulit. Uji hasilnya dengan mencium aroma setelah beberapa saat untuk melihat bagaimana kombinasi wewangian berevolusi sepanjang hari.
Jean Madar, seorang ahli parfum, menjelaskan bahwa layering parfum memungkinkan aroma berkembang seiring waktu, sehingga seseorang bisa mendapatkan wangi yang unik dan lebih tahan lama.
Dengan menerapkan teknik layering ini, Anda dapat menciptakan aroma khas yang lebih personal dan eksklusif sesuai dengan kepribadian Anda.(BY)












