Fativa.id – Pembalap dari Tim Pramac Ducati, Jorge Martin, mengungkapkan alasan mengapa Marc Marquez lebih membuatnya tertekan dibandingkan dengan Francesco Bagnaia dalam balapan MotoGP Malaysia 2024. Menurut Martin, Marquez memberikan tekanan besar karena terus berada di belakangnya, sehingga hal itu membuat Martin merasa kesulitan.
Berbeda halnya dengan Bagnaia, Martin memang tidak berhasil menyalip pembalap Ducati Lenovo tersebut di Sirkuit Sepang, Malaysia, akhir pekan lalu. Meski begitu, Martin merasa lebih tenang saat Bagnaia berada di depannya dibandingkan dengan ketika Marquez membuntutinya.
“Ketika Marquez ada di belakang saya, saya merasa sangat takut,” ungkap Martin dalam wawancara dengan media Spanyol, Diario AS, pada Jumat (8/11/2024).
Beruntung bagi Martin, tekanan dari Marquez berakhir ketika pembalap yang dijuluki The Baby Alien itu mengalami kecelakaan. Insiden tersebut terjadi pada lap ketujuh ketika Marquez memasuki tikungan ke-15.
Luar biasanya, Marquez segera bangkit dan kembali menunggangi motornya. Meski berhasil kembali ke lintasan, Marquez hanya mampu menyelesaikan balapan di posisi ke-12.
Nasib kurang baik yang menimpa Marquez menjadi keuntungan bagi Martin. Ia pun bisa lebih tenang dan fokus mengejar Bagnaia tanpa harus dibayangi tekanan dari Marquez.
“Saya akhirnya bisa memacu motor dan mengambil risiko lebih besar. Hal itu terjadi karena saya merasa jauh lebih bebas (tanpa Marquez di belakang),” ujar Martin.
Walaupun pada akhirnya Martin tidak berhasil menyalip Bagnaia yang keluar sebagai juara di MotoGP Malaysia 2024, Martin tetap meraih posisi kedua. Sementara itu, posisi ketiga yang sebelumnya dipegang Marquez berhasil direbut oleh rekan Bagnaia di Ducati Lenovo, Enea Bastianini.
Kekalahan dari Bagnaia di GP Malaysia membuat Martin bertekad untuk tampil lebih maksimal di seri terakhir, MotoGP Barcelona 2024. Seri pengganti MotoGP Valencia 2024 ini dijadwalkan berlangsung pada 15-17 November 2024.(BY)












