Eksplorasi Cloud EV, Menilai Keunggulan dan Mode Berkendara dalam Pengujian Jakarta-Bogor

Kesan geber mobil listrik Wuling Cloud EV Jakarta-Bogor-Jakarta.
Kesan geber mobil listrik Wuling Cloud EV Jakarta-Bogor-Jakarta.

Jakarta – Cloud EV adalah mobil listrik terbaru dari Wuling Motors di Indonesia, menambah daftar model mereka setelah Air EV dan Binguo EV.

Redaksi berkesempatan untuk menguji Cloud EV dengan perjalanan sekitar 150 kilometer dari Jakarta ke Bogor dan kembali. Pengujian ini bertujuan untuk menilai kemampuannya sebagai kendaraan mobilitas harian.

Perjalanan dimulai dari Aroem, Jakarta Pusat, dengan baterai terisi penuh, menuju fasilitas DC charging station Wuling yang bekerja sama dengan EV Power di SCBD, Jakarta Selatan. Pada jarak 13 km pertama, kami belum merasakan perubahan signifikan.

Kami merasa nyaman meski menghadapi kemacetan, berkat desain kursi yang mirip sofa dan ruang kaki yang luas di kabin depan dan belakang.

Dari SCBD, perjalanan dilanjutkan ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII), yang bebas dari kendaraan bermotor, menonjolkan keunggulan mobil listrik ini dalam aksesibilitas.

Baca Juga  Inovasi Lingkungan, Honda Freed Ketiga Hadir dengan Teknologi Hybrid

Pengujian sebenarnya dimulai saat menuju Bogor, tepatnya di Richie Garden, Sentul. Lalu lintas padat di Tol Jagorawi membuat kami keluar di exit Tol Sentul Selatan. Meskipun kabin luas dan akselerasi halus memberikan kenyamanan, AC terasa kurang efektif di baris kedua meski ada blower di bagian tengah bawah.

Cloud EV juga menunjukkan performa baik di jalan menanjak, didukung motor listrik dengan kekuatan 100 kW (134 hp) dan torsi puncak 200 Nm.

Di Richie Garden, kami menghadapi tantangan untuk mengatur Cloud EV dalam Sofa Mode dan membuka pintu bagasi dengan lima cara dalam waktu tiga menit.

Perjalanan kembali ke Jakarta melalui Aruma, Jalan Ampera, memberikan kesempatan untuk mencoba seluruh mode berkendara: Eco+, Eco, Normal, dan Sport. Setiap mode menawarkan sensasi berbeda, dari akselerasi hingga regeneratif braking yang lebih kuat di mode Eco+ untuk efisiensi baterai.

Baca Juga  Toyota bZ3X Meluncur di Hong Kong, Tawarkan Jarak Tempuh hingga 565 Km

“Setiap mode berkendara memiliki karakter tersendiri, sesuai preferensi pengguna untuk kegiatan mobilitas,” jelas Danang Wiratmoko dari Product Planning Wuling Motors.

Saat tiba di lokasi akhir, baterai menunjukkan sisa 56 persen dengan jarak tempuh sekitar 150 kilometer. Gaya mengemudi kami juga dinilai berdasarkan agresivitas pedal gas dan pengereman mendadak.(BY)