Jakarta – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, hingga kini masih merasa belum puas dengan performa lini depan skuad Garuda. Namun, kabarnya pria yang akrab disapa STY ini telah menemukan solusi dengan rencana menaturalisasi dua penyerang keturunan.
Program naturalisasi memang masih menjadi andalan Timnas Indonesia untuk memperkuat tim secara cepat. Salah satu pemain keturunan terbaru yang berhasil dinaturalisasi adalah Calvin Verdonk. Keputusan untuk menaturalisasi fullback dari NEC Nijmegen ini dinilai tepat, karena Verdonk berhasil menunjukkan performa yang menjanjikan saat debutnya melawan Filipina pada babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Juni 2024 lalu.
Kini, tampaknya PSSI lebih fokus mencari pemain di lini depan. Kabar terbaru menyebutkan bahwa mereka sedang dalam proses menaturalisasi dua penyerang, yaitu Ole Romeny dan Mauro Zijlstra.
Romeny dan Zijlstra diyakini bisa menjadi solusi untuk mengatasi masalah kurang tajamnya lini depan Timnas Indonesia. Jika proses naturalisasi ini berjalan lancar, kehadiran mereka akan sangat dibutuhkan untuk memperkuat Timnas Indonesia di Grup C pada babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Bagaimana proses naturalisasi Romeny dan Zijlstra? Hingga kini, PSSI belum memberikan pernyataan resmi terkait kedua pemain keturunan tersebut. Namun, Romeny sempat memberikan sinyal positif saat berbicara kepada para pendukung Timnas Indonesia, dengan menyatakan bahwa prosesnya berjalan ke arah yang baik. Pernyataan ini membuat banyak netizen menduga bahwa pemain FC Utrecht itu sedang dalam proses naturalisasi.
“Ada banyak hal yang harus dipertimbangkan, tapi semuanya sudah mengarah ke jalur yang bagus,” ujar Romeny, menanggapi ajakan bergabung dengan Timnas Indonesia, seperti dikutip dari akun YouTube @bungharpa.
Sementara itu, Zijlstra juga mengungkapkan bahwa dirinya masuk dalam daftar incaran PSSI. Namun, hingga saat ini PSSI belum melakukan komunikasi resmi terkait program naturalisasinya.
“Saya masuk daftar mereka (PSSI) dan mereka tertarik. Tapi, saya belum dihubungi secara resmi. Agen saya juga belum menerima komunikasi dari mereka,” ujar Mauro Zijlstra, seperti dikutip dari channel YouTube Yussa Nugraha.(BY)












