Suara Hujan Terbukti Ilmiah Menenangkan Pikiran

Hujan
ilustrasi

Jakarta – Istilah “Enak nih tidur” saat hujan sudah umum di kalangan masyarakat. Ternyata, ada alasan ilmiah mengapa orang sering merasa ngantuk saat hujan.

Hujan memiliki kemampuan unik untuk menimbulkan rasa tenang dan rileks pada setiap orang. Ini membuat hujan sebagai obat alami untuk stres dan kegelisahan.

Ketukan lembut tetesan air hujan pada jendela, atap, dan dedaunan menciptakan suara yang menenangkan, cocok untuk jadi latar belakang terapi bagi yang mencari ketenangan.

Pengalaman pendengaran ini sering kali disertai dengan visual langit yang gelap, rintik hujan yang berirama, dan kilatan petir sesekali. Semua ini berkontribusi pada pengalaman multisensori yang menghasilkan ketenangan pikiran.

Baca Juga  Penyakit TB Masih Menjadi Ancaman, Erlina Burhan Peringatkan Komunitas

Suara hujan sendiri terbukti secara ilmiah dapat menurunkan hormon stres, mengurangi tingkat kecemasan, dan menciptakan lingkungan yang mendukung tidur, seperti dikutip dari blog American Sleep, Kamis (8/8/2024).

Selain itu, dampak hujan terhadap suhu dan kelembapan berperan penting dalam meningkatkan efek pemicu tidur. Suasana sejuk dan menyegarkan yang dihadirkan cuaca hujan dapat mendukung tidur yang nyaman.

Alasan lainnya adalah berkurangnya sinar matahari saat hujan. Tubuh kita membutuhkan cahaya alami untuk memproduksi serotonin, hormon yang meningkatkan suasana hati dan energi.

Saat kurang terpapar sinar matahari, tubuh memproduksi lebih sedikit serotonin, sehingga membuat kita merasa ngantuk dan kekurangan energi. Hujan menciptakan lingkungan yang menenangkan, membuat sulit bangun dan memulai hari.

Baca Juga  Maraknya Review Kosmetik oleh Influencer, BPOM Beri Peringatan

Menurut Dr. Jing Zhang, orang cenderung tinggal di dalam rumah dan melakukan aktivitas santai saat hujan. Ini juga membantu tidur. Sebuah penelitian menunjukkan orang-orang kurang aktif secara fisik pada hari-hari hujan dan kurang mendapatkan sinar matahari.(des)