Sport  

Performa Satria Muda yang Tak Stabil Berbuah Status Underdog di Final IBL 2024

Pelatih Satria Muda Pertamina Jakarta, Youbel Sondakh
Pelatih Satria Muda Pertamina Jakarta, Youbel Sondakh

Fativa.id – Pelatih Satria Muda Jakarta, Youbel Sondakh, mengungkapkan persiapan timnya menjelang menghadapi Pelita Jaya di Final IBL 2024. Ia menyatakan bahwa Abraham Damar Grahita dan rekan-rekannya siap tampil maksimal.

Tidak seperti biasanya, Satria Muda mengalami musim reguler IBL 2024 yang tidak stabil. Penampilan mereka kurang konsisten, sehingga hanya mampu finis di peringkat lima.

Namun, Satria Muda perlahan bangkit di babak playoff IBL 2024. Di perempat final, mereka berhasil mengalahkan Ksatria Bengawan Solo dengan skor 2-1.

Di semifinal, Arthem Pustovyi dan timnya tampil luar biasa, membungkam juara musim reguler, Dewa United, dengan skor 2-0.

Youbel menjelaskan faktor yang membuat Satria Muda bisa bangkit di IBL 2024. Salah satunya adalah perekrutan pemain yang tepat di pertengahan musim.

“Menurut saya, saya ini beruntung, manajemen bagus, tim juga bagus. Jadi, di pertengahan musim saya beruntung bisa dapat tambahan pemain bagus. Dari situ kita bisa lihat kita berubah, dan saya sangat menghargai apa yang dilakukan oleh tim,” ujar Youbel dalam konferensi pers menjelang final IBL 2024 di Senayan, Jakarta, Selasa (30/7/2024).

Baca Juga  Perbandingan Susunan Pemain, Slovakia dan Ukraina Berhadapan di Piala Eropa

Youbel mengakui bahwa Satria Muda datang dengan status underdog ke final IBL 2024 karena performa mereka yang buruk di musim reguler. Pelita Jaya jelas lebih diunggulkan dengan penampilan yang lebih baik sepanjang musim ini.

Ia menyatakan, ini mungkin kali pertama Satria Muda menjadi underdog sepanjang sejarah final IBL. Meski begitu, klub peraih 13 gelar kompetisi bola basket profesional di Indonesia itu siap menghadapi Pelita Jaya.

“Persiapan kami hingga hari ini sudah siap, terutama dari segi mental. Kami tahu di final ini, mental adalah yang utama dan kami siap sebagai underdog,” jelas Youbel.

Baca Juga  Loh Kean Yew Puji Anthony Ginting usai Dikalahkan di Final Kejuaraan Asia 2023

“Situasi ini adalah pengalaman baru, dan itu bagus untuk kami, bagaimana kami mencoba mengalahkan unggulan di final ini,” pungkasnya.

Ini menjadi kali kelima Satria Muda bertemu dengan Pelita Jaya di final selama era IBL. Mereka selalu memenangkan pertandingan melawan sang rival, termasuk saat terakhir kali menjadi juara pada tahun 2022.(BY)