Jakarta – Tragedi desak-desakan mematikan saat festival agama Hindu di Uttar Pradesh, India, yang menewaskan 121 orang. Mayoritas korban adalah perempuan dan anak-anak. Festival yang seharusnya dihadiri oleh 80.000 orang, malah dihadiri oleh lebih dari 250.000 orang, meningkatkan risiko insiden tersebut.
Menurut laporan kepolisian setempat dan AFP, insiden terjadi saat kepanikan massa terjadi setelah badai debu membuat penglihatan para peserta terhalang. Banyak orang terjatuh dan terinjak-injak di area lereng yang berlumpur. Para saksi mata menggambarkan pemandangan tragis di mana orang-orang saling berdesak-desakan untuk mendekati seorang penceramah terkenal, menyebabkan korban tewas dan luka-luka.
Tragedi serupa sering terjadi dalam festival keagamaan di India, yang kerap dihadiri oleh jutaan peziarah.(des)












