![]() |
| Darizal Basir |
Painan – Anggota DPR RI Fraksi Demokrat, H.Darizal Basir mengaku sangat kehilangan sosok H. Nasrul Abit, mantan wakil bupati dan bupati Pesisir Selatan dua periode, terakhir wakil gubernur Sumatera Barat mendampingi Gubernur Irwan Prayitno.
“Masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan juga merasa kehilangan sosok pemimpin yang sangat dekat dengan masyarakat itu. Beliau juga seorang pemimpin yang bertanggung jawab” tutur Darizal Basir, Minggu (29/8).
Dikatakan, Nasrul Abit selama lima tahun menjadi wakil bupati Pesisir Selatan mendampingi dirinya yang kala itu sebagai bupati Pesisir Selatan (2000-2005).
“Ya, memasuki periode kedua saya sebagai bupati, yang menjadi wakil bupati adalah Nasrul Abit yang sebelumnya ia bertugas sebagai seorang aparatur di Pemerintah Provinsi Lampung. Saya melihat sosok Nasrul Abit bisa melanjutkan kepemimpinan Pesisir Selatan. Benar, setelah wakil bupati, Nasrul Abit terpilih menjadi bupati. Kemudian terpilih lagi periode kedua. Bahkan, karirnya berlanjut jadi wakil gubernur Sumbar mendampingi Gubernur Irwan Prayitno,” ungkapnya.
Diakui Darizal, saat ia menjadi bupati dan Nasrul Abit menjadi wakil bupati, tentunya juga terjadi perbedaan pendapat untuk mencari formula yang tepat dalam penyelenggaraan roda pemerintahan dan pembangunan.
“Akan tetapi, perbedaan pendapat itu tidak sampai merusak hubungan emosional kami berdua. Roda pemerintahan tetap berjalan dengan baik. Kami menyadari bahwa perbedaan pendapat itu merupakan hal yang biasa. Kami juga berusaha untuk meng hindari konflik, dan senantiasa mengutamakan kepentingan masyarakat,” ungkapnya.
Disebutkan, Nasrul Abit adalah pemimpin yang amanah dan sangat peduli dengan kondisi masyarakat. “Semoga Allah SWT menerima amal ibadah dan mengampuni dosa-dosanya,” harap Darizal.
Ia menambahkan, begitu banyak jasanya terhadap Kabupaten Pesisir Selatan, maka sangat layak Nasrul Abit diberi gelar “Putra Utama” oleh Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan. Pihaknya juga menyarankan kepada Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan agar almarhum Nasrul Abit di makamkan di Taman Makam Pahlawan.
“Akan tetapi pihaknya keluarga mengatakan, Nasrul Abit pernah berwasiat jika meninggal dunia agar ia di makamkan di kampung halaman Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan atau dekat makam orang tuanya,” kata Da rizal.
Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar juga menyampaikan duka mendalam atas berpulangnya ke Rahmatullah mantan wakil gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit.
“Kami atas nama pemerintah daerah, keluarga dan masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan turut berduka yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya bapak Nasrul. Mari kita doakan beliau agar diterima semua amal ibadahnya serta diampuni dosanya oleh Allah SWT. Kemudian keluarga diberikan kesabaran,” katanya.
Menurut bupati, Nasrul Abit merupakan sosok pemimpin yang baik dan bertanggung jawab. Ia juga memiliki kepribadian yang baik, dekat dengan semua kalangan, santun, memiliki kepedulian sosial yang tinggi dan lainnya.
Anggota DPD RI, Alirman Sori mengatakan, kepergian Nasrul Abit sangat mengagetkan masyarakat Pesisir Selatan. Ketika Alirman Sori menjabat Ketua DPRD Pesisir Selatan, Bupati Pesisir Selatan saat itu adalah Nasrul Abit.
“Ya, saya tahu persis bagaimana sosok Nasrul Abit. Beliau adalah orang baik dan pemimpin yang senantiasa mengutamakan kepentingan masyarakat,” sebutnya.
Dikatakan, masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan khususnya dan Sumatera Barat umumnya sangat berduka atas berpulangnya ke Rahmatullah Nasrul Abit.
“Beliau adalah putra terbaik Pesisir Selatan dan Sumatera Barat. Semoga beliau Husnul Khatimah dan mendapat tempat mulia disisi Allah SWT,” katanya. Sementara itu Nia Widyanti Nasrul, putri sulung Nasrul Abit di akun Facebook pribadinya secara tertulis memohon doa dan maaf atas kesalahan almarhum semasa hidup.
“Mohon doanya agar ayahanda almarhum husnul khotimah, diterima semua amal ibadahnya dan diberikan ampunan atas segala dosa dan khilaf beliau semasa hidupnya,” tulis Nia di akun Facebook pribadinya, Sabtu (28/8).
Ia juga menyampaikan, atas nama keluarga mohon maaf atas salah/khilaf dan ikhlaskan semua janji yang belum dapat dilaksanakan oleh beliau semasa hidup. “Semoga ayahanda ditempatkan Allah SWT di JannahNya,” harap Nia.
Sebagaimana diketahui, H. Nasrul Abit Dt. Malintang Panai lahir 24 Desember 1954 di Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan. Ia mengabdikan diri sebagai wakil bupati Pesisir Selatan mendampingi Bupati Darizal Basir (2000-2005).
Selanjutnya, menjabat bupati Pesisir Selatan periode pertama (2005-2010) dan bupati periode kedua (2010-2015). Terakhir sebagai wakil gubernur Sumatera Barat (2016 – 2021) yang berpasangan dengan Irwan Prayitno sebagai gubernur Sumatera Barat.
H.Nasrul Abit adalah putra dari pasangan Abit dan Syamsinar. Almarhum meninggalkan seorang istri, yakni Ny.Wartawati Nasrul dan tiga orang anak, yaitu Nia Widyanti Nasrul, Denis Saputra dan Nasta Oktavian. (suardi)













