Sport  

Lorenzo Akui Lebih Dikenal di Indonesia Berkat Kesuksesan Bersama Yamaha

Jorge Lorenzo dan Marc Marquez di MotoGP.
Jorge Lorenzo dan Marc Marquez di MotoGP.

PALMA Legenda MotoGP, Jorge Lorenzo, secara terbuka mengakui pengaruh besar MotoGP terhadap pasar motor di Asia. Lorenzo merasa dirinya lebih dikenal di Indonesia dibandingkan dengan negara-negara Eropa, termasuk di tanah kelahirannya, Spanyol.

Lorenzo merupakan salah satu bintang MotoGP yang sangat populer di Indonesia. Hal ini tidak mengherankan karena ia pernah memenangkan tiga kali kejuaraan di kelas utama pada musim 2010, 2012, dan 2015 bersama tim Yamaha.

Selain itu, Lorenzo sering tampil sebagai bintang iklan motor Yamaha di televisi Indonesia. Selama delapan tahun membela tim pabrikan Jepang tersebut, ia sering datang ke Indonesia untuk menghadiri berbagai acara.

Kehadiran Lorenzo di Indonesia sering kali didorong oleh Yamaha. Sebab, Indonesia adalah pasar motor terbesar di dunia dengan penjualan mencapai 6 juta unit per tahun.

Oleh karena itu, Lorenzo, yang kini berusia 37 tahun, merasa lebih terkenal di Indonesia dibandingkan di negaranya sendiri atau Italia. Legenda MotoGP lainnya, Valentino Rossi, yang juga dikenal dengan Yamaha, sering menemaninya saat berkunjung ke Jakarta.

Baca Juga  MotoGP 2025, Tekanan Internal di Ducati Picu Penurunan Performa Bagnaia

“Di Indonesia, mereka lebih mengenal saya dibandingkan di Spanyol dan Italia. Di sana, baik Yamaha maupun Honda menjual lebih dari 4 juta skuter matic setiap tahunnya, dan para pembalap Yamaha MotoGP sangat dikenal,” kata Lorenzo, dilansir dari Motosan, Selasa (21/5/2024).

“Ketika saya masih bersama Yamaha selama tujuh atau delapan tahun, mereka memanfaatkan saya dan Valentino untuk promosi. Kami sering diminta untuk melakukan perjalanan ke sana dua atau tiga kali setahun dan tampil di iklan televisi,” tambahnya.

Karena popularitasnya yang luar biasa, Lorenzo mengaku masih sering disapa oleh masyarakat Indonesia saat datang ke Jakarta, meskipun ia sudah pensiun. Ia sangat kagum dengan popularitasnya di Indonesia yang disebabkan oleh pengaruh MotoGP di pasar Asia.

Baca Juga  Asisten Arne Slot Dibidik PSSI, Giovanni van Bronckhorst Disebut Punya Ikatan Kuat dengan Indonesia

“Di sana, berbeda dengan di Spanyol yang hanya memiliki 5 juta penonton, ada 400 juta orang, artinya di TV utama, 25 juta orang masih melihat Anda. Jadi ketika saya mengunjungi pusat perbelanjaan di Jakarta, 99 persen masyarakat masih mengenal saya meskipun sudah pensiun selama 5 tahun,” jelas mantan pembalap Ducati dan Honda itu.(BY)