![]() |
| Bupati Tanah Datar Eka Putra berdiskusi dengan Kepala BPS Sumbar Herum Fajarwati, dalam suatu kegiatan koordinasi dan silaturahmi beberapa hari lalu. (ist) |
Tanah Datar – Pandemi Covid-19 belum berakhir, tetapi ekonomi harus tetap berjalan sebagaimana mestinya, agar warga bisa tetap memenuhi kebutuhan dasar dengan sebaik-baiknya. Untuk itu, semua instansi pemerintah harus bersinergi dan meningkatkan koordinasi.
‘’Perekonomian global dan nasional mengalami perlambatan. Hal serupa juga sangat dirasakan di Kabupaten Tanah Datar. Kebijakan yang diambil pemerintah dalam mengendalikan Covid-19, di satu sisi memang membuat perekonomian jadi terdampak signifikan. Tetapi kita juga harus menyadari, kesehatan haruslah diutamakan,’’ ujar Bupati Tanah Datar Eka Putra, sebagaimana dikutip dari keterangan resmi Bagian Humas dan Protokol Setda, Kamis (9/9).
Eka mengatakan hal itu, menurut keterangan pers tersebut, saat berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat, Selasa (7/9), di Padang, dalam rangka menjalin komunikasi dan mendapatkan informasi terkait dengan kondisi perekonomian daerah, setelah hampir dua tahun dilanda pandemi Covid-19.
Bupati didampingi Kepala Baperlitbang Alfian Jamrah, Kepala Dinas Pertanian Yulfiardi, Kepala Dinas Kesehatan Yesrita Zedrianis, dan Kabag Perekonomian Masni Yuletri. Rombongan diterima Kepala BPS Sumbar Herum Fajarwati yang didampingi Kepala BPS Tanah Datar Chardiman.
Informasi yang diperoleh, sebutnya, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tanah Datar memang mengalami perlambatan, dibanding tahun-tahun sebelum penyakit menular akibat Virus Corona itu melanda dunia. Perlambatan pertumbuhan ekonomi itu, sebutnya, harus disikapi dengan bijak, tepat, dan program strategis, sehingga tidak menjadi kian terpuruk.
Melalui koordinasi dengan BPS, sebut Eka, pihaknya berharap bisa merumuskan strategi perbaikan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi kembali, seiring dengan mulai pulihnya kondisi warga dan melandainya temuan kasus konfirmasi positif Covid-19 beberapa waktu belakangan.
‘’Kita sampaikan kepada BPS, pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator dan tolok ukur menilai keberhasilan pembangunan daerah. Melalui koordinasi itu, kita akan siapkan program strategis dalam memacu kegiatan perekonomian. Tantangan kita saat ini, bagaimana kesehatan masyarakat tetap terjaga di tengah pandemi, tetapi ekonomi juga bisa tumbuh,’’ katanya.
Herum pada kesempatan itu menyatakan, pihaknya menyambut baik koordinasi yang dilakukan Pemkab Tanah Datar dengan BPS, dalam upaya men sinergikan program pembangunan sesuai dengan kondisi ril di lapangan, berdasarkan data-data terkait yang disiapkan BPS.
Dengan koordinasi yang baik, katanya, program pembangunan yang dilaksanakan bisa sejalan dengan meningkatnya laju perekonomian.
‘’BPS siap bekerjasama dan memfasilitasi kebutuhan data, sesuai kewenangan BPS sebagai institusi negara penyedia data statistik. Akurasi data tentu tergantung dari sumber yang diolah, yakni jajaran Pemkab Tanah Datar. Bila sumber datanya akurat, maka hasil olahannya oleh tim BPS akan akutat pula,’’ ucapnya.(mus)













