Fenomena El Nino Timbulkan Bencana di Tanzania, 155 Orang Meninggal

Fenomena El Nino
ilustrasi

Jakarta – Hujan lebat terkait dengan fenomena El Nino menyebabkan banjir dan tanah longsor di Tanzania, menewaskan setidaknya 155 orang. Kondisi ini juga memengaruhi negara-negara lain di Afrika Timur, dengan sejumlah kematian dilaporkan di Kenya.

Perdana Menteri Tanzania, Kassim Majaliwa, mengungkapkan bahwa lebih dari 200.000 orang terkena dampak bencana di Tanzania, dengan 236 orang luka-luka.

“Hujan lebat El Nino disertai angin kencang, banjir, dan tanah longsor telah menyebabkan kerusakan parah pada rumah, properti, tanaman, dan infrastruktur,” kata Majaliwa.

Baca Juga  Kavelashvili Terpilih Sebagai Presiden Georgia Setelah Menang di Dewan Elektoral

Dampak buruk ini, menurutnya, terutama disebabkan oleh degradasi lingkungan, termasuk penggundulan hutan dan praktik pertanian yang tidak berkelanjutan.

Di Kenya, sekitar 45 orang tewas sejak awal musim hujan pada bulan Maret, dengan banjir bandang di ibu kota Nairobi.

Sementara itu, di Burundi, sekitar 96.000 orang terpaksa mengungsi akibat hujan yang tak henti-hentinya selama berbulan-bulan.

Di Somalia, banjir bandang dan hujan meningkat, menyebabkan empat orang tewas dan lebih dari 800 orang terkena dampak atau mengungsi.

Baca Juga  Joe Biden Wanti-wanti Taliban, 5 Ribu Tentara AS Bakal Dikirim ke Afghanistan

Badai juga melanda Uganda, menyebabkan dua korban jiwa dan ratusan penduduk desa mengungsi.(des)