40 Siswa SMPN 4 Padang Panjang Jalani Vaksinasi

Seorang pelajar SMPN 4 Padang Panjang tengah diperiksa suhu tubuhnya oleh petugas sebelum menjalani vaksinasi Covid-19. (ist)

Padang Panjang – Pemerintah Kota Padang Panjang terus menggenjot program percepatan vaksinasi Covid-19, terutama bagi kelompok pelajar. Sabtu (18/9) lalu, sebanyak 40 pelajar SMPN 4 dan 130 pelajar SMPN 3 telah melakukan vaksinasi di sekolah masing-masing.

Kepala SMPN 4, Leli Suarni mengatakan, vaksinasi hari itu merupakan yang pertama kali dilaksanakan di sekolahnya. “Awalnya cuma sedikit murid yang mendaftar. setelah dilakukan dua kali sosialisasi oleh Dinas Kesehatan (Dinkes), ada peningkatan yang mendaftar sesuai dengan izin dari orang tua murid masing-masing,” ungkapnya.

Dikatakannya, disamping mendukung program percepatan vaksinasi di Kota Padang Panjang, kegiatan vaksinasi ini juga sebagai benteng diri bagi anak anak peserta didik sehingga terhindar dari virus Covid-19.

“Mudah-mudahan peserta didik kita terhindar dari virus Covid-19 sehingga proses belajar tatap muka bisa berjalan dengan lancar. Kami berharap, semoga anak-anak semakin menyadari pentingnya vaksin untuk mereka,” harapnya.

Baca Juga  Rapor Belgia Tanpa Hazard-De Bruyne Jelang Lawan Italia

Dia menyarankan, disamping diperlukannya izin dari orang tua murid, juga ada pendampingan dari orang tua saat pelaksanaan vaksinasi. Sehingga dapat meningkatkan pemahaman kita, kalau vaksin tidak perlu ditakutkan.

Kepala Bidang  Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes, Rahmaisa menyampaikan, percepatan vaksinasi untuk usia pelajar ini dibutuhkan agar pembelajaran tatap muka lebih aman. “Vaksinasi untuk pelajar merupakan fokus Dinkes saat ini,” katanya.

Untuk vaksinasi di SMPN 4, Rahmaisa merincikan, dari 42 pelajar yang discreening, divaksin 40 orang dan ditunda dua orang. Dari jumlah itu, vaksin dosis pertama 29 orang dan satu orang untuk dosis kedua. Kegiatan vaksinasi ini difasilitasi tenaga kesehatan dari Puskesmas Bukit Surungan.

Ditambahkannya, di SMPN 3 yang difasilitasi tenaga kesehatan dari Puskesmas Gunung, dari 132 pelajar yang mendaftar, ada dua orang yang ditunda akibat masalah kesehatan. Untuk vaksin dosis pertama diberikan kepada 122 pelajar dan dosis kedua untuk delapan pelajar, dengan vaksin terpakai sebanyak 13 vial.

Baca Juga  Rusia Buat Vaksin Flu Burung H5N8 usai 7 Warga Terinfeksi

Sementara itu, pada hari yang sama juga dilaksanakan vaksinasi di markas Koramil 01/PP yang difasilitasi tenaga kesehatan dari Puskesmas Koto Katik. Di tempat ini, sebanyak 76 orang telah divaksin dari total yang discreening 81 orang. Dengan rincian, vaksin dosis pertama 18 orang dan vaksin dosis kedua 58 orang. Vaksin terpakai delapan vial. (mus)