Bupati Lantik Nursyirwan Jadi Pengawas Perusda Tuah Sepakat

Bupati Tanah Datar Eka Putra mengambil sumpah jabatan Nusyirwan, saat dilantik penjadi pengawas Perusda Tuah Sepakat milik pemerintah daerah berjuluk Luak Nan Tuo. (ist)

Tanah Datar – Bupati Tanah Datar Eka Putra didampingi Wakil Bupati Richi Aprian melantik Nusyirwan menjadi pengawas Perusahaan Daerah (Perusda) Tuah Sepakat, Periode 2021-2025.

Bupati dalam arahannya menyatakan, dewan pengawas itu bertugas mengawasi jalannya kepengurusan perusahaan, sekaligus memberikan pertimbangan dan saran kepada Kuasa Pemilik Modal (KPM), dalam hal ini adalah bupati Tanah Datar. Saran dan pertimbangan itu, ujarnya, diberikan baik diminta atau pun tidak.

‘’Bila ada hal-hal urgen, silahkan berikan saran dan pertimbangan kepada KPM, termasuk memberi pertimbangan dalam pengangkatan direksi, penetapan program kerja yang diajukan direksi, turut memberi masukan atas laporan tahunan perusahaan, dan lain-lain yang diatur dengan aturan khusus,’’ ujar Eka.

Eka mengatakan, kendati saat ini masih dilanda pandemi Covid-19, namun perusahaan milik daerah itu harus sudah mempersiapkan diri menghadapi saat-saat pemulihan pascapandemi, sehingga nanti bisa tumbuh menjadi unit usaha yang baik dan memiliki kontribusi dalam pendapatan daerah.

Baca Juga  Kapal Motor Liberty 1 Tenggelam, 9 ABK Hilang

Harus diakui, kata bupati pada prosesi pelantikan yang berlangsung Selasa (21/9) di Gedung Indojolito Batusangkar itu, pandemi Covid-19 berdampak terhadap kemajuan Perusda Tuah Sepakat. Unit-unit usahanya tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya, karena pembatasan-pembatasan yang dilakukan pemerintah guna memutus rantai penularan penyakit akibat Virus Corona itu.

‘’Inilah tantangan sesungguhnya. Dewan Pengawas diharap bisa memaksimalkan potensi yang ada, sehingga perusahaan bangkit kembali. Dewan Pengawas mesti intensif berkomunikasi dan melakukan kerjasama, termasuk mendorong perusahaan bekerjasama dengan perusahaan lain,’’ tegas Eka.

Dalam memanfaatkan momentum pemulihan usaha pascapandemi, bupati menegaskan, pemerintah daerah tak ingin perusda justru jalan di tempat. Banyak hal yang bisa dilakukan, seiring dengan mulai berdenyutnya nadi ekonomi masyarakat.

Perdagangan hasil-hasil tani produksi warga Tanah Datar, imbuhnya, menjadi bagian program yang dipandang strategis dilakukan perusda, misalnya gabah, cabai, bawang, dan lain-lain yang umumnya diproduksi petani dan diyakini produksinya akan terus meningkat di masa yang akan datang.

Baca Juga  Hafifah dan Almar Menangi CUCA 2021

‘’Insya Allah kami akan mengambil langkah-langkah strategis memajukan perusahaan daerah, sesuai dengan arahan yang disampaikan bapak bupati dan instansi terkait lainnya di jajaran Pemkab Tanah Datar. Ada beberapa agenda yang dipandang mendesak untuk dilakukan,’’ kata Nusyirwan usai dilantik.

Agenda itu di antaranya meninjau restrukturisasi perusahaan, pendalaman visi misi, penggalian potensi kerjasama dan kolaborasi dengan unit usaha lembaga lainnya, seperti Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Usaha Milik Nagari (Bumnag), koperasi, dan sebagainya. (mus)