![]() |
| Walikota Fadly Amran tengah memaparkan materi pada talkshow UMKM yang digelar URC, Sabtu (25/9) di pendopo rumah dinas. (ist) |
Padang Panjang – UMKM Review Contest (URC) Kota Padang mengadakan talkshow UMKM, Sabtu (25/9) sore di pendopo rumah dinas walikota. Kegiatan jelang Malam Anugerah URC Award 2021 itu ditujukan untuk membangkitkan UMKM di Padang Panjang.
Talkshow itu menghadirkan tokoh-tokoh Sumatera Barat, diantaranya Walikota Padang Panjang H. Fadly Amran Datuak Paduko Malano, Kepala OJK Sumbar Yusri, Associate Vice President Business Planning and Analysis Bukalapak Muhammad Hanafi Kurniawan, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumbar Wahyu Purnama, Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari Gusti Candra, dan Direktur Abadi Group H. Irwan.
Wako Fadly dalam paparannya mengatakan, dalam merintis suatu usaha bukan modal menjadi tolak ukur, namun harus ada keberanian, mental yang kuat dan pandai memilah risiko-risiko yang akan terjadi saat merintis usaha. Dalam memulai sebuah usaha, pasti ada proses dan di dalamnya ada jatuh bangun. Ini menjadi tantangan seseorang sejauh mana bisa bersemangat dalam mengejar impian.
“Kita yakin dalam era digital sekarang ini, semua penggiat UMKM berani dalam merintis usahanya dan sudah memiliki mental yang kuat. Dan saya berharap dengan adanya URC ini, bisa lebih memanfaatkan teknologi digital, memperkuat relasi yang ada di sekitar. Saya juga yakin UMKM Kota Padang Panjang bisa lebih maju lagi ke depannya,” ujar Fadly.
Ditambahkannya, dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang mana banyak berdampak besar terhadap UMKM, ada UMKM yang akhirnya tutup lapak dan banyak juga UMKM baru yang bermunculan. Namun ini semua tergantung bagaimana seorang pelaku UMKM tersebut bisa dan memiliki strategi untuk mempertahankan usahanya.
Sementara Muhammad Hanafi menyebutkan, dalam mengembangkan bisnis harus paham terhadap teknologi, paham mengenai digital dan bisa memanfaatkan teknologi yang terus berkembang pesat. Dari pada mementingkan banyaknya follower, lebih baik mementingkan kualitas produk dan pemasaran, marketing, branding dan promosi.
“Kita harus memiliki mindset untuk berkembang dan belajar hal-hal baru. Jangan sampai pada zaman ini teknologi yang menguasai kita, tapi kita yang harus menguasai teknologi. Kita memanfaatkan teknologi untuk hal-hal positif yang bisa digunakan untuk mengembangkan usaha kita. Intinya menguasai teknologi adalah kunci utama untuk bisa mempertahankan suatu usaha,” tutur Hanafi.
URC Award
Wako Fadly menambahkan, dengan adanya URC ini, memberikan peluang bagi para content creator membuat konten kreatif guna mereview UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) yang ada di Kota Padang Panjang.
“Kita sangat berterima kasih dengan adanya URC ini, yang bisa membangkitkan dan lebih dikenalnya UMKM yang ada sekarang. Ini merupakan kolaborasi yang sangat bagus untuk pembangunan kota ini dan saling menguntungkan. Baik bagi para pembuat konten kreatif, bagi pelaku UMKM, serta bagi masyarakat yang juga akan sangat mengenal UMKM tersebut,” ujarnya.
URC memiliki empat kategori lomba, yakni Caption Pelajar, Caption Umum, Vlog Pelajar dan Vlog Umum. Dengan masing-masing terdiri dari 5 nominasi.
Untuk pemenang Caption Pelajar, Juara 1 diraih Kautsar Hanafi, Adil Andriansyah (Juara II), Amanda Aurel Nelta (Juara III). Untuk Caption kategori umum, Juara I didapat Suci Ramadani, Rinaldy Hadie Apriyus (Juara II), Riko Maradona (Juara III).
Lomba Vlog Contest Umum, Juara I diperoleh Derith Emma Harycha, Wahyu Aulia (Juara II), Nur Azizah (Juara III). Sementara itu untuk kategori pelajar, Juara I dimenangkan Habil Zikra Rizqillah, Syifa Atthinah Hafidz (Juara II), dan Shaifa Mulia Putri (Juara III).
Wako Fadly juga sangat berterima kasih kepada para pemenang yang telah memanfaatkan teknologi dengan baik dan positif dalam mempromosikan UMKM yang ada di Kota Padang Panjang. (mus)













