Rembang, fativa.id – Getaran gempa bumi kembali terasa mengguncang Kabupaten Rembang yang ketiga kalinya, pada Jumat (22 Maret 2024) sore, sekitar pukul 16.00 WIB. Peristiwa itu pun membuat panik warga, hingga rumah-rumah warga bergoyang.
Salah satu warga Rembang, Sri Wannik mengatakan gempa yang ketiga ini tetangganya panik, keluar rumah. Ia mengaku, getaran gempa yang terakhir ini terasa lebih kuat dibanding gempa yang sebelumnya, hingga rumah dan air di kolam bergerak-gerak.
“Ia, pada panik. Bangunan rumah pada gerak. Sayang nggak saya rekam, karena anak-anak pada panik keluar rumah,” jelas Wannik, Jumat (23/3/2024) sore.
Hal serupa juga diungkapkan Adi warga Segoromulyo, Kecamatan Pamotan. Dirinya mengaku merasakan getaran gempa bumi, bahkan warga sekitar rumahnya pun panik, sehingga keluar rumah.
Warga Rembang lainnya, Rusli, menyebut kekuatan gempa yang ketiga ini terasa lebih kuat, berlangsung sekitar 4-5 detik.
“Yang barusan ini malah kerasa kenceng. Sekitar 4-5 detik tadi,” ungkap Rusli.
Peristiwa gempa bumi yang terjadi sebanyak tiga kali dalam rentang waktu yang cukup pendek pada hari ini dirasakan hampir seluruh warga Rembang.
Sementara itu, untuk antisipasi dan kewaspadaan pihak Rumah Sakit Bhina Bhakti Husada Rembang menyiagakan petugas Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit.
“Tadi saat gempa pertama ada kepanikan pasien,” terang salah satu petugas RS. Bhina Bhakti Husada Rembang yang tidak mau disebut namanya.
Getaran gempa dirasakan hingga sejumlah daerah di Jatim dan luar Jawa Timur.
Sementara itu, getaran gempa terparah terasa di Bawean, Gresik.
“Info Gempa Mag:6.5, 22-Mar-24 15:52:58 WIB, Lok:5.76 LS, 112.33 BT (130 km Timur Laut TUBAN-JATIM), Kedlmn:10 Km ::BMKG” demikian penjelasan dari BMKG.(putra/aziz)












