Jakarta – BYD memperkenalkan pembaruan terbaru untuk Atto 2 di pasar China. Model yang dikenal sebagai Yuan UP di Negeri Tirai Bambu itu kini hadir dalam versi Feichi Edition tahun model 2027 dengan sejumlah penyegaran.
Varian terbaru tersebut ditawarkan dengan harga mulai 74.800 yuan atau sekitar Rp199 juta. Salah satu perubahan yang menjadi perhatian adalah peningkatan kemampuan jelajah hingga 501 kilometer berdasarkan pengujian CLTC.
Mengutip Car News China, Senin (21/9/2026), seluruh varian Yuan UP Feichi Edition kini menggunakan motor listrik magnet permanen yang ditempatkan di bagian depan.
Motor tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimum 70 kW atau sekitar 94 hp dengan torsi puncak 180 Nm.
Konfigurasi ini berbeda dengan model sebelumnya yang menyediakan dua pilihan tenaga, yakni 70 kW dan 130 kW atau sekitar 174 hp. Pada generasi terbaru, BYD menyeragamkan motor 70 kW untuk lima pilihan trim yang tersedia, termasuk varian dengan kemampuan jelajah 501 km.
Dari sisi platform, mobil listrik tersebut masih mengandalkan e-Platform 3.0 milik BYD. Teknologi Cell to Body juga tetap digunakan untuk integrasi baterai dengan struktur kendaraan. Sektor kaki-kaki menggunakan suspensi MacPherson di depan dan torsion beam di belakang.
Untuk sumber energi, BYD menggunakan Blade Battery berteknologi LFP yang dipasok FinDreams Battery. Varian terbaru memperoleh baterai berkapasitas 51,13 kWh yang mampu memberikan jarak tempuh hingga 501 km dalam standar CLTC. Jika menggunakan acuan WLTC, kemampuan tersebut setara sekitar 370 km.
Angka tersebut meningkat cukup signifikan dibandingkan model sebelumnya yang memiliki jarak tempuh maksimal 401 km.
Selain varian 501 km, BYD tetap menyediakan pilihan dengan kemampuan jelajah 301 km dan 401 km. Kedua versi tersebut masing-masing menggunakan baterai berkapasitas 32 kWh dan 45,12 kWh, dengan jarak tempuh sekitar 220 km dan 300 km berdasarkan standar WLTC.
Yuan UP Feichi Edition juga mendapat dukungan pengisian cepat DC. BYD mengklaim pengisian baterai dari kondisi 30 persen hingga 80 persen dapat dilakukan dalam waktu sekitar 30 menit.
Secara ukuran, mobil ini masih mempertahankan dimensi yang sama dengan pendahulunya. Yuan UP memiliki panjang 4.310 mm, lebar 1.830 mm, tinggi 1.675 mm, serta wheelbase 2.620 mm.
Penyegaran juga terlihat dari pilihan eksterior. BYD menambahkan dua pilihan warna baru, yakni Energetic Yellow dan Oxygen Blue. Untuk trim tertinggi, tersedia pelek alloy 17 inci dengan desain yang diklaim memiliki hambatan udara lebih rendah.
Masuk ke bagian kabin, sistem infotainment menggunakan kokpit DiLink 100. Perangkat tersebut mengandalkan layar sentuh berukuran 12,8 inci di tengah dasbor yang dapat diputar, serta panel instrumen digital berukuran 8,8 inci untuk pengemudi.
Dari sisi penjualan, Yuan UP menunjukkan performa positif di pasar domestik China. Pada Agustus 2026, model tersebut tercatat terjual sebanyak 22.958 unit.
Angka tersebut meningkat 13,2 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan tumbuh 16,9 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Berdasarkan data China EV DataTracker, kontribusi penjualan Yuan UP pada Agustus mencapai 12,5 persen dari keseluruhan penjualan BYD di pasar domestik China.(BY)












