Jakarta — Semen Padang FC gagal mempertahankan tren kemenangan setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 saat menjamu PSIS Semarang pada pekan kedua Pegadaian Championship 2026-2027.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (20/9/2026), berjalan ketat di hadapan 11.700 penonton. Kedua tim harus puas berbagi angka setelah bermain sama kuat hingga pertandingan berakhir.
Semen Padang FC tampil dengan modal positif setelah meraih kemenangan atas Persiraja Banda Aceh pada laga pembuka kompetisi. Pelatih Nil Maizar melakukan beberapa perubahan komposisi menghadapi PSIS.
Pada pertandingan tersebut, Nil Maizar hanya memasang satu pemain asing sejak awal, yakni bek tengah Igor Cukovic. Sementara Lazar Zlicic dan Elisio Batista memulai laga dari bangku cadangan.
Di sektor tengah, Stefano Jantje Lilipaly dipercaya menjalankan peran sebagai kreator serangan di belakang striker Ilija Spasojevic. Lilipaly didukung dua gelandang bertahan, David Maulana dan Muhammad Kemaluddin.
Sejak pertandingan dimulai, Semen Padang langsung berusaha mengambil kendali permainan. PSIS justru lebih banyak menunggu di area pertahanan dengan menerapkan blok rendah dan mengandalkan serangan cepat ketika memperoleh kesempatan.
Peluang pertama Semen Padang hadir pada menit keempat. M. Rahmat melakukan penetrasi dari sisi kiri dan melepaskan umpan silang ke area berbahaya. Namun, Ilija Spasojevic belum mampu mengonversinya menjadi gol karena tendangannya melambung.
Gol yang ditunggu Semen Padang akhirnya tercipta pada menit kesembilan. Berawal dari umpan Stefano Jantje Lilipaly, Igor Cukovic menyambut bola dengan sundulan yang mengarah tepat ke gawang PSIS. Muhammad Rizky Darmawan gagal mengantisipasi bola sehingga skor berubah menjadi 1-0.
PSIS kemudian meningkatkan intensitas serangan setelah tertinggal. Jonathan Bustos memperoleh peluang pada menit ke-15 melalui tembakan keras dari luar kotak penalti. Namun, Ikram Al Giffari mampu mengamankan gawang Semen Padang.
Penampilan Ikram kembali menjadi sorotan sepanjang babak pertama. Kiper yang pernah memperkuat Timnas Indonesia U-20 itu beberapa kali menggagalkan peluang berbahaya PSIS, termasuk tendangan bebas Deri Antony Corfe dan sundulan Bustos menjelang turun minum.
Memasuki babak kedua, Nil Maizar mencoba meningkatkan agresivitas tim dengan melakukan pergantian pemain. Firman Juliansyah masuk menggantikan M. Rahmat pada awal babak kedua.
Selanjutnya, Elisio Batista Da Conceicao Junior mendapat kesempatan bermain pada menit ke-58 untuk menggantikan Ilija Spasojevic. Namun, pergantian tersebut belum mampu membuat Semen Padang menciptakan gol tambahan karena PSIS tetap tampil disiplin dalam bertahan.
Keunggulan Semen Padang akhirnya sirna pada menit-menit akhir pertandingan. PSIS mampu memanfaatkan kelengahan pertahanan tuan rumah.
Striker senior PSIS, Hari Nur Yulianto, yang baru masuk pada menit ke-77 menjadi penyelamat timnya. Pada menit ke-90, Hari Nur melepaskan tembakan kaki kiri setelah memanfaatkan bola pantulan dari Jonathan Bustos. Sepakannya bersarang di gawang Ikram Al Giffari sekaligus mengubah skor menjadi 1-1.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Semen Padang FC pun harus puas dengan raihan satu poin.
Hasil tersebut membuat Semen Padang FC mengoleksi tiga poin dan berada di posisi keempat klasemen sementara. PSIS Semarang juga mengumpulkan tiga poin dan menempati peringkat ketiga.
Pada pekan ketiga, Semen Padang FC dijadwalkan menjalani pertandingan tandang dengan menghadapi PSGC Ciamis.(des*)












