Penjualan Toyota di GIIAS 2026 Tembus 6.175 Unit, Model Hybrid Jadi Andalan

Innova Zenix menjadi salah satu model terlaris Toyota selama GIIAS 2026.
Innova Zenix menjadi salah satu model terlaris Toyota selama GIIAS 2026.

JakartaPT Toyota-Astra Motor (TAM) mencatat hasil positif selama keikutsertaannya dalam GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Hingga pameran otomotif tersebut ditutup pada Minggu (9/8/2026), Toyota mengumpulkan 6.175 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK).

Menariknya, kendaraan elektrifikasi atau xEV memberikan kontribusi lebih dari separuh total pemesanan. Segmen tersebut menyumbang sekitar 56 persen dari keseluruhan SPK Toyota selama 11 hari penyelenggaraan GIIAS 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang.

Marketing Director PT Toyota-Astra Motor Hiroyuki Oide mengatakan capaian tersebut menunjukkan semakin besarnya penerimaan masyarakat terhadap pendekatan Multi-Pathway Strategy yang diterapkan Toyota.

Menurutnya, Toyota selama lebih dari lima dekade telah berupaya menghadirkan pilihan mobilitas yang menyesuaikan kebutuhan konsumen di Indonesia. Tingginya respons pengunjung selama GIIAS tahun ini menjadi dorongan bagi Toyota untuk terus menghadirkan produk dan inovasi baru.

Model Hybrid Jadi Penopang Penjualan

Kinerja kendaraan elektrifikasi Toyota mendapat dukungan kuat dari sejumlah model yang sudah dikenal di pasar Indonesia. Kijang Innova menjadi salah satu kontributor terbesar dengan total 2.221 SPK.

Dari jumlah tersebut, Innova Zenix Hybrid EV menyumbang 1.669 unit pemesanan. Sementara itu, Veloz Hybrid EV mencatat 1.115 SPK.

Model elektrifikasi lainnya juga memperoleh respons positif. Alphard Hybrid EV mengumpulkan 307 pemesanan, sedangkan Yaris Cross Hybrid EV mencatat 302 SPK sepanjang pameran berlangsung.

Baca Juga  Sensus Ekonomi 2026 Dicanangkan di Bukittinggi, Ramlan Nurmatias Ajak Warga Beri Data Benar

Toyota turut memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi dengan memperkenalkan New Land Cruiser 300 Hybrid EV dan bZ4X Touring Battery EV kepada publik.

Kehadiran kedua model tersebut menjadi bagian dari upaya Toyota menawarkan beragam teknologi elektrifikasi kepada konsumen, sesuai dengan kebutuhan dan karakter mobilitas yang berbeda.

New Hilux Raih Respons Positif

Tidak hanya kendaraan penumpang, produk di segmen komersial juga memberikan kontribusi terhadap capaian Toyota. Salah satunya New Hilux yang diperkenalkan kepada masyarakat untuk pertama kalinya di GIIAS 2026.

Model pikap tersebut berhasil mencatatkan 345 SPK selama pameran. Angka tersebut menunjukkan bahwa minat konsumen terhadap kendaraan komersial Toyota tetap kuat.

Marketing Director PT Toyota-Astra Motor Bansar Maduma menilai respons positif terhadap kendaraan elektrifikasi dan New Hilux menjadi indikator kepercayaan konsumen terhadap produk Toyota.

Ia menyebut Toyota akan terus memperluas pilihan mobilitas agar dapat menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin beragam, sekaligus membangun ekosistem kendaraan yang mendukung aktivitas konsumen.

Toyota Borong Penghargaan di GIIAS 2026

Selain mencatatkan ribuan pemesanan, Toyota juga membawa pulang sejumlah penghargaan dari GIIAS 2026.

Baca Juga  Mobil Listrik Kompak Livan Smurf Tembus 200 Km Sekali Cas

Salah satunya adalah predikat Best Booth untuk kategori luas lebih dari 2.000 meter persegi. Penghargaan tersebut diraih Toyota setelah menghadirkan area pameran dengan ukuran terbesar dalam keikutsertaannya pada GIIAS tahun ini.

Sementara itu, bZ4X Touring juga mendapat apresiasi melalui penghargaan Favorite Passenger Car Crossover. Kendaraan listrik tersebut dinilai menawarkan perpaduan antara karakter dinamis, fungsi praktis, dan nuansa petualangan.

Rangkaian pencapaian tersebut memperkuat posisi Toyota dalam menghadirkan beragam solusi mobilitas bagi konsumen Indonesia. Tingginya kontribusi kendaraan elektrifikasi juga menunjukkan bahwa minat terhadap teknologi kendaraan yang lebih ramah lingkungan terus berkembang.

Melalui strategi Multi-Pathway, Toyota berkomitmen menyediakan berbagai pilihan teknologi kendaraan sekaligus melanjutkan inovasi yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.(BY)